Rahasia di Balik Rasa Pahit Mentimun

  • 12 Apr 2026 11:06 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Pernahkah Anda memakan mentimun yang terasa sangat getir sehingga membuat lidah merasa tidak nyaman saat sedang asyik mengunyahnya? Rasa pahit tersebut berasal dari senyawa bernama kukurbitasin yang berfungsi sebagai mekanisme pertahanan mandiri tanaman terhadap serangan hama.

Melansir Healthline & Gardening Know How, suhu panas atau kekurangan air memicu meningkatnya kadar senyawa kimia tersebut. Tanaman yang mengalami stres fisiologis, akan banyak memproduksi kukurbitasin sebagai bentuk perlindungan diri agar tidak dimakan hewan.

Mentimun atau ketimun (Cucumis sativus), termasuk dalam jenis buah-buahan karena tumbuh dari bunga dan berbiji. Namun bisa diklasifikasikan sebagai sayuran karena rasanya gurih, teksturnya renyah, dan penggunaannya dalam hidangan salad, acar, maupun lalapan.

Rasa pahit ketimun, biasanya terkonsentrasi pada bagian ujung dekat batang serta area kulit luar mentimun yang berwarna hijau. Anda dapat meminimalisir rasa getir tersebut, dengan cara mengupas kulitnya lebih dalam. Atau cara lain yakni dengan memotong bagian ujung buah sebelum mulai dikonsumsi.

Teknik mengupas mentimun, dapat dilakukan dengan cara mengupas pangkal timun dan memutar-mutar hingga getah putih timun keluar. Cara ini dipercaya mengurangi rasa pahir dan getir ketimun, seperti yang diajarkan orang tua dulu.

Beberapa varietas mentimun modern telah dikembangkan secara genetik, agar memiliki kandungan kukurbitasin yang jauh lebih rendah daripada sebelumnya. Petani juga berusaha menjaga kelembapan tanah secara konsisten. Cara tersebut untuk memastikan tanaman tidak mengalami stres selama masa pertumbuhan buah berlangsung.

Meskipun rasanya kurang menyenangkan, mengonsumsi sedikit bagian pahit umumnya tidak berbahaya bagi kesehatan manusia dalam jangka waktu pendek. Namun, para ahli menyarankan menghindari mentimun yang sangat pahit, guna mencegah potensi gangguan pencernaan atau kram perut.

Teknik budidaya yang tepat dan pemilihan bibit unggul, adalah kunci utama menghasilkan mentimun yang segar. Edukasi penanganan pascapanen juga sangat penting, agar kualitas rasa mentimun tetap terjaga hingga sampai ke tangan para konsumen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....