Resep Bubur Sumsum Candil, Sajian Tradisional Enak Gurih

  • 18 Jan 2026 09:33 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Bubur sumsum candil merupakan sajian tradisional khas Indonesia. Berikut resepnya yang dilansir dari frisianflag.com

Bahan:

· 200 gram tepung beras

· 800 ml santan

· ½ sdt garam

· ½ sdt susu kental manis

Bahan Bubur Candil:

· 150 gram tepung ketan

· 1 sdm tepung beras

· 1 ½ sdm larutan air kapur sirih

· 100 ml air (1)

· 450 ml air (2)

· 100 gram gula merah, iris tipis

· 2 lembar daun pandan, potong-potong

· ½ sdt garam

· 1 sdm tepung beras, larutkan dalam sedikit air

· 1 sdm tepung ketan, larutkan dalam sedikit air

Bahan Saus Santan:

· 200 ml santan kental

· ½ sdt garam

· 1 lembar daun pandan, potong-potong

Cara Membuat:

1. Untuk resep pertama bubur sumsum, larutkan tepung beras, santan, garam, dan daun pandan. Masak sambil diaduk hingga rata dan mendidih. Angkat dan sisihkan.

2. Untuk resep kedua bubur candil, campur tepung ketan, tepung beras, dan susu kental manis dengan air kapur sirih. Kemudian tuang air (1) sedikit demi sedikit ke dalamnya sambil diaduk.

3. Setelah adonan tercampur rata, bentuk adonan seperti biji kelereng. Lalu sisihkan.

4. Kemudian, masukkan air (2), gula, daun pandan, garam, ke dalam panci. Setelah itu, masak hingga mendidih, angkat dan disaring, masak lagi hingga mendidih.

5. Setelah itu, masukkan bola-bola candil kedalam larutan gula. Masak sampai mengapung.

6. Masukkan larutan tepung beras dan larutan tepung ketan, sambil diaduk hingga kental. Kemudian angkat.

7. Siapkan mangkuk, tuang bubur sumsum ke dalam mangkuk. Tambahkan bubur candil di atasnya dan siram dengan saus santan.

8. Bubur sumsum dan bubur candil siap disajikan.

Sajian tradisional yang satu ini memang tak kalah enaknya dengan sajian lainnya. Bubur sumsum dan candil ini juga cocok dijadikan menu sarapan, karena rasanya yang manis dan gurih.

Bubur sumsum dan bubur candil ini cocok juga dinikmati dalam keadaan dingin. Teksturnya yang lembut, rasa gurih dan manis salah satu perpaduan yang khas.

Sajian yang satu ini banyak ditemukan di pasar tradisional atau pedagang kaki lima. Banyak juga yang masih tertarik untuk mencicipi sajian yang satu ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....