Bukan Sekadar Gerah, Panas Ekstrem Dapat Membebani Mental dan Kerja Ginjal
- 21 Sep 2026 10:20 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Cuaca sangat panas, bukan hanya membuat tubuh gerah, berkeringat, dan terasa tidak nyaman sepanjang hari bagi banyak orang. Paparan panas ekstrem juga dapat memengaruhi kesehatan mental, serta meningkatkan beban kerja ginjal dalam kondisi tertentu bagi tubuh.
Menurut World Health Organization (WHO), panas ekstrem dapat memperburuk sejumlah kondisi kesehatan, termasuk gangguan mental dan penyakit ginjal. Tubuh harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu tubuh tetap normal, ketika berada dalam lingkungan yang sangat panas.
Panas ekstrem juga dapat memengaruhi kondisi psikologis seseorang, melalui berbagai mekanisme tubuh selama paparan berlangsung dalam waktu lama. Tinjauan Journal of Climate Change and Health, menemukan hubungan panas ekstrem dengan stres, gangguan tidur, kelelahan, serta kecemasan.
Gangguan tidur menjadi masalah yang diperhatikan ketika suhu lingkungan tetap tinggi, terutama pada malam hari dan waktu istirahat. Kurang tidur dapat menghambat pemulihan tubuh sehingga seseorang lebih mudah merasa lelah, stres, dan mengalami perubahan suasana hati.
Panas ekstrem, juga membuat tubuh kehilangan lebih banyak cairan melalui keringat selama beraktivitas di lingkungan bersuhu tinggi. Jika cairan yang hilang tidak segera digantikan, dehidrasi dapat meningkatkan beban kerja ginjal secara bertahap dan berkelanjutan.
Penelitian menunjukkan, bahwa panas dan dehidrasi dapat meningkatkan risiko cedera ginjal akut atau acute kidney injury pada manusia. Kondisi tersebut terjadi, ketika fungsi ginjal mengalami penurunan secara tiba-tiba dan dapat menjadi serius tanpa penanganan medis segera.
Risiko tersebut semakin besar, pada orang yang bekerja atau melakukan aktivitas fisik dalam kondisi panas berkepanjangan setiap hari. Paparan panas berulang disertai dehidrasi berpotensi menyebabkan cedera ginjal dan berkontribusi terhadap penyakit ginjal kronis dalam jangka panjang.
Kelompok tertentu perlu lebih waspada terhadap panas ekstrem, termasuk lansia, pekerja luar ruangan, serta penderita penyakit kronis tertentu. Orang dengan gangguan ginjal atau kesehatan mental, perlu berhati-hati karena panas dapat memperburuk kondisi kesehatan yang sudah ada.
Karena itu, saat cuaca sangat panas, penting menjaga tubuh tetap terhidrasi dan mengurangi aktivitas berat pada waktu terpanas. Jika muncul kebingungan, pingsan, kelemahan berat, atau tanda penyakit akibat panas, segera cari pertolongan medis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....