Digital Detox, Tren Anak Muda untuk Sejenak Lepas dari Layar
- 26 Agt 2026 06:49 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Di tengah kehidupan yang semakin bergantung pada teknologi. Anak muda mulai mencari cara untuk mengurangi waktu mereka di depan layar.
Salah satu kebiasaan yang mulai banyak dilakukan adalah digital detox. Yaitu mengambil jeda dari penggunaan perangkat digital, terutama media sosial.
Bagi sebagian anak muda, membuka media sosial sudah menjadi rutinitas sehari-hari. Bangun tidur langsung mengecek notifikasi, menghabiskan waktu dengan scrolling. Hingga kembali membuka ponsel sebelum tidur menjadi kebiasaan yang sulit dilepaskan.
Digital detox hadir, sebagai upaya untuk memutus kebiasaan tersebut, meski hanya untuk sementara. Bentuknya beragam, mulai dari mematikan notifikasi, membatasi waktu penggunaan media sosial. Hingga tidak membawa ponsel ketika sedang makan atau berkumpul bersama teman.
Melansir dari Le Monde pada 19 Januari 2026, semakin banyak Generasi Z mulai melakukan digital detox. Yakni dengan mengurangi bahkan meninggalkan media sosial. Langkah tersebut dilakukan untuk mendapatkan kembali kendali atas waktu mereka.
Serta mengurangi dampak negatif yang dirasakan setelah terlalu lama menggunakan media sosial. Tren ini juga menunjukkan perubahan cara anak muda memandang penggunaan media sosial.
Mereka tidak sepenuhnya meninggalkan teknologi. Tetapi mulai berusaha menentukan kapan harus terhubung dan kapan perlu memberikan waktu bagi diri sendiri untuk beristirahat.
Digital detox bukan tentang menjauhi teknologi sepenuhnya. Lebih dari itu, tren ini menjadi pengingat bahwa di tengah dunia yang selalu terhubung. Sesekali seseorang juga membutuhkan waktu untuk benar-benar hadir di kehidupan nyata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....