Bukan Sekadar Suka Kopi, Ini Tanda Tubuh Mulai Bergantung pada Kafein

  • 23 Agt 2026 19:24 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Bagi sebagian orang, kopi menjadi bagian rutinitas harian, baik untuk bekerja maupun sekadar menikmati cita rasa kopi favorit. Namun, konsumsi kopi rutin dapat membuat tubuh terbiasa dengan kafein dan menimbulkan gejala ketika asupannya dikurangi atau dihentikan.

Melansir MedlinePlus.gov, sakit kepala menjadi salah satu tanda yang mudah dikenali ketika seseorang berhenti mengonsumsi kopi seperti biasanya. Gejala putus kafein lainnya, meliputi mengantuk, mudah tersinggung, mual, hingga kesulitan berkonsentrasi ketika asupan kafein dikurangi secara bertahap.

Keinginan kuat untuk kembali minum kopi juga dapat muncul, ketika tubuh merasa kurang nyaman tanpa asupan kafein harian. Jika aktivitas harian terasa sulit dijalani tanpa kopi, kondisi tersebut perlu diperhatikan dan dikendalikan secara bijak.

Tubuh yang terbiasa dengan kafein dapat mengalami toleransi, sehingga jumlah kopi sebelumnya terasa kurang efektif dalam menjaga kewaspadaan. Akibatnya, seseorang mungkin terdorong mengonsumsi lebih banyak kafein untuk memperoleh efek yang sama seperti sebelumnya dalam aktivitas harian.

Konsumsi kafein berlebihan juga dapat menimbulkan jantung berdebar, gelisah, tangan gemetar, sakit kepala, gangguan tidur, serta masalah pencernaan. Namun, sensitivitas terhadap kafein berbeda pada setiap orang, sehingga efek yang muncul tidak selalu sama pada tubuh seseorang.

Gangguan tidur dapat menjadi tanda konsumsi kafein perlu diperhatikan, terutama ketika kopi diminum terlalu sering atau banyak. Kafein merupakan stimulan yang meningkatkan kewaspadaan, sehingga konsumsinya dapat menyebabkan kesulitan tidur pada sebagian orang terutama malam hari.

Meski demikian, menyukai kopi atau rutin meminumnya tidak otomatis seseorang mengalami kecanduan atau ketergantungan terhadap kafein secara langsung. Hal penting yang perlu diperhatikan, adalah kesulitan mengendalikan konsumsi, munculnya keluhan, atau gejala ketika mencoba menguranginya secara bertahap.

Jika ingin mengurangi kopi, lakukan secara bertahap untuk membantu menekan kemungkinan munculnya gejala putus kafein yang tidak nyaman. FDA menyebut hingga 400 miligram kafein sehari umumnya aman bagi kebanyakan orang dewasa, tetapi sensitivitas setiap orang berbeda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....