Manfaat Buah Pare bagi Kesehatan

  • 13 Agt 2026 06:14 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Alam memberikan kehidupan sekaligus memenuhi kebutuhan manusia, termasuk menyediakan tumbuhan yang mengandung berbagai zat gizi dan vitamin alami. Salah satu sumber vitamin tersebut adalah sayuran, termasuk pare atau peria yang banyak dikonsumsi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Pare, memiliki rasa pahit khas dan hampir selalu ditemukan di dapur rumah tangga masyarakat Indonesia untuk hidangan tradisional. Bagi sebagian kelompok masyarakat, pare juga menjadi sayuran khas yang disajikan pada momen tertentu dalam berbagai acara keluarga.

Buah pare berbentuk bulat memanjang, memiliki rusuk, serta berwarna hijau sebelum berubah jingga kekuningan ketika sudah matang sempurna. Selain bentuknya yang khas, pare juga mengandung berbagai vitamin yang bermanfaat sebagai bagian dari pola makan seimbang sehari-hari.

Menurut buku karya dokter Abednego Bangun, pare mengandung vitamin A dan vitamin C yang penting bagi tubuh manusia. Sumber tersebut juga menyebutkan, senyawa tertentu dalam pare berpotensi membantu mengendalikan kadar gula darah, meskipun penelitian lanjut diperlukan.

Pare juga dikenal dalam pengobatan tradisional untuk berbagai keluhan, sementara bagian daun, akar, dan bijinya digunakan secara berbeda. Namun, penggunaan pare untuk mengatasi penyakit tertentu, sebaiknya tidak menggantikan pengobatan medis yang telah direkomendasikan tenaga kesehatan profesional.

Pare mengandung senyawa mirip insulin dan serat, sehingga berpotensi membantu pengaturan gula darah serta menjaga kesehatan pencernaan alami. Kandungan vitamin C dan antioksidan pada pare, juga mendukung sistem kekebalan tubuh serta membantu melindungi sel dari radikal.

Meskipun memiliki berbagai manfaat, konsumsi pare perlu diperhatikan oleh penderita gula darah rendah yang menggunakan obat penurun gula. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kadar gula darah turun rendah, sehingga memerlukan perhatian dan pemantauan tenaga kesehatan secara berkala.

Pare juga perlu dihindari atau dibatasi pada kondisi tertentu, termasuk kehamilan dan gangguan fungsi hati maupun pencernaan tertentu. Karena itu, konsumsi pare untuk tujuan kesehatan sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter, terutama bagi kelompok dengan kondisi khusus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....