Kebiasan Menggigit Kuku pada Anak yang Perlu Diketahui
- 18 Jul 2026 11:13 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Menggigit kuku merupakan salah satu kebiasaan yang umum dikeluhkan para orang tua. Kebiasaan menggigit kuku, umumnya mulai tampak pada anak usia tiga sampai enam tahun.
Kebiasaan ini akan meningkat jelang usia remaja. Tetapi kebiasaan menggigit kuku akan berhenti dengan sendirinya, tetapi ada pula yang terus melakukan hingga usia dewasa.
Melansir Ikatan Dokter Anak Indonesia, kebiasaan menggigit kuku sering kali tampak ketika anak dalam keadaan stres atau cemas. Secara umum, kebiasaan menggigit kuku bukan sesuatu yang mengkhawatirkan, karena kebiasaan ini akan berhenti dengan sendirinya.
Ketika kebiasaan ini dilakukan dan tanpa penanganan, menggigit kuku dapat menimbulkan risiko perubahan susunan gigi yang disebut maloklusi. Selain itu, kebiasaan menggigit kuku yang berkepanjangan dapat menyebabkan retakan kecil pada gigi. Kondisi ini bisa menyebarkan bakteri atau jamur masuk ke rongga mulut.
Menghentikan kebiasaan ini diperlukan motivasi yang timbul pada anak itu sendiri. Anak juga perlu menyadari, bahwa kebiasaan ini sangat menggangu, dan bisa berdampak pada anak.
Ketika kebiasaan menggigit kuku disebabkan karena stres atau cemas, orang tua dapat membantu mengatasi masalah kecemasan tersebut. Dengan memberikan perhatian dan waktu yang cukup, kebiasaan ini akan hilang dan membantu anak menghentikan kebiasaan menggigit kuku.
Menjaga kuku tetap pendek dan rapi, juga merupakan salah satu solusi yang tepat untuk mengurangi godaaan menggigit kuku. Mengalihkan perhatian anak, juga dapat membantu anak menghentikan kebiasaan ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....