Kerusakan Mata akibat Layar Hp dan Komputer pada Zaman Digitalisasi
- 18 Jul 2026 02:05 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Di era digital, durasi menatap layar ponsel dan komputer meningkat pesat sehingga mengancam kesehatan mata masyarakat luas. Kasus gangguan penglihatan meningkat hingga 40 persen dalam tiga tahun terakhir, terutama anak-anak dan usia produktif.
Melansir Mayapada Eye Centre, risiko meningkat akibat menatap layar terlalu lama tanpa jeda dan pencahayaan kurang memadai.
Kurangnya waktu istirahat mata, mempercepat kelelahan digital serta meningkatkan risiko gangguan penglihatan dalam jangka panjang bagi masyarakat
Ketergantungan terhadap gawai untuk bekerja, belajar, hiburan, dan mencari penghasilan memicu meningkatnya masalah kesehatan mata masyarakat. Gejala mata lelah, kering, pandangan kabur, hingga penurunan penglihatan kini menjadi keluhan umum di berbagai kalangan masyarakat.
Saat menatap layar, frekuensi berkedip berkurang hingga 50 persen sehingga lapisan air mata cepat menguap dan mengering.
Kondisi tersebut memicu iritasi kronis serta meningkatkan risiko kelelahan mata, apabila berlangsung terus-menerus tanpa penanganan yang tepat.
Paparan sinar biru, jarak pandang terlalu dekat, serta pencahayaan buruk menjadi penyebab utama gangguan kesehatan mata digital modern. Kebiasaan menggunakan gawai di ruangan gelap sebelum tidur, memperberat ketegangan saraf mata dan mempercepat kelelahan penglihatan sehari-hari.
Paparan sinar biru berlebihan, berisiko merusak sel retina dan meningkatkan kemungkinan degenerasi makula sejak usia lebih muda. Kondisi tersebut dapat menyebabkan penurunan penglihatan permanen bahkan kebutaan sebagian, apabila tidak dicegah melalui kebiasaan penggunaan gawai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....