Fakta Kerupuk untuk Kesehatan
- 01 Mei 2026 19:56 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Kerupuk merupakan salah satu makanan pendamping yang sangat populer di Indonesia. Teksturnya yang renyah, membuatnya sering dikonsumsi bersama berbagai hidangan utama.
Dari segi bahan, kerupuk umumnya dibuat dari tepung tapioka yang dicampur dengan bumbu dan bahan tambahan lain. Proses pembuatannya yang melalui penggorengan, membuat kerupuk memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi.
Dalam porsi kecil, kerupuk sebenarnya tidak berbahaya bagi kesehatan. Namun, konsumsi berlebihan dapat meningkatkan asupan kalori dan lemak yang tidak dibutuhkan tubuh.
Kerupuk juga cenderung rendah kandungan serat, vitamin, dan mineral. Hal ini membuatnya kurang memberikan nilai gizi yang signifikan, dibandingkan makanan utuh seperti sayur atau buah.
Melansir Kementerian Kesehatan RI, beberapa jenis kerupuk mengandung natrium yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, hal ini dapat berisiko terhadap tekanan darah dan kesehatan jantung.
Di sisi lain, kerupuk bisa memberikan energi cepat karena kandungan karbohidratnya. Meski begitu, energi tersebut tidak bertahan lama karena minimnya nutrisi pendukung lainnya.
Bagi yang ingin tetap menikmati kerupuk, ada alternatif sehat. Yakni kerupuk panggang atau yang berbahan dasar alami tanpa banyak tambahan garam. Cara ini dapat membantu mengurangi risiko kesehatan, tanpa harus sepenuhnya menghindari kerupuk.
Kunci utama dalam mengonsumsi kerupuk adalah menjaga porsi dan frekuensi. Dengan pola makan seimbang, kerupuk tetap bisa dinikmati sebagai pelengkap tanpa mengganggu kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....