Rambut Rontok Pascamelahirkan Fakta Medis atau Sekadar Mitos?
- 23 Apr 2026 12:58 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Rambut rontok setelah melahirkan sering menimbulkan kekhawatiran banyak wanita, bahkan memunculkan pertanyaan apakah ini fakta atau sekadar mitos? Dalam dunia medis, fenomena ini memang nyata dan dikenal sebagai bagian dari perubahan alami tubuh pascapersalinan.
Dalam kajian dermatologi, kondisi ini disebut sebagai telogen effluvium pascapersalinan. Penelitian dalam Journal of Dermatological Science, menjelaskan bahwa kerontokan rambut dapat dipicu oleh stres fisiologis seperti persalinan.
Secara biologis, rambut memiliki siklus pertumbuhan yang terdiri dari fase tumbuh, transisi, dan istirahat sebelum akhirnya rontok. Studi dalam jurnal Cureus, menyebutkan gangguan pada siklus ini menyebabkan rambut rontok berlebihan beberapa bulan setelah pemicu terjadi.
Setelah melahirkan, perubahan hormon terutama penurunan estrogen menjadi faktor utama terjadinya kerontokan rambut. Penjelasan dari Johns Hopkins Medicine, menyebutkan rambut yang sebelumnya bertahan saat hamil akan rontok ketika hormon kembali normal.
Kerontokan ini, biasanya mulai terlihat dua hingga tiga bulan setelah persalinan dan bersifat sementara. Dalam banyak kasus, rambut akan kembali tumbuh normal dalam waktu enam hingga 12 bulan tanpa intervensi medis khusus.
Meski demikian, penelitian dalam International Journal of Trichology, menyebutkan data pasti terkait tingkat keparahan kondisi ini masih terbatas. Faktor tambahan seperti stres, kelelahan, dan kekurangan nutrisi juga dapat memperparah kerontokan rambut pascamelahirkan.
Untuk mengatasinya, penting bagi ibu menjaga asupan nutrisi yang cukup, terutama protein, zat besi, dan vitamin. Penelitian dalam Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology, menunjukkan nutrisi yang baik berperan dalam mempercepat pemulihan pertumbuhan rambut.
Selain itu, mengelola stres, menghindari penggunaan alat styling panas berlebihan, serta menggunakan perawatan rambut yang lembut sangat dianjurkan. Jika kerontokan berlangsung lama atau semakin parah, konsultasi dengan tenaga medis diperlukan, untuk mendapatkan penanganan tepat dan aman.
Dengan demikian, rambut rontok setelah melahirkan bukanlah mitos. Melainkan fenomena medis, yang umum terjadi dan bersifat sementara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....