Perempuan Lebih Rentan Mengalami Migrain karena Pengaruh Hormon
- 23 Mar 2026 18:05 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Migrain merupakan salah satu gangguan sakit kepala yang cukup umum terjadi di masyarakat. Namun berbagai penelitian menunjukkan perempuan lebih sering mengalami migrain dibandingkan laki laki.
Melansir dari WHO ( World Health Organization), perempuan diketahui memiliki kemungkinan hingga tiga kali lebih tinggi mengalami migrain. Kondisi ini berkaitan erat dengan perubahan hormon yang terjadi secara alami dalam tubuh perempuan.
Para ahli menjelaskan hormon estrogen memiliki peran penting dalam memicu munculnya migrain. Perubahan kadar hormon tersebut dapat memengaruhi aktivitas saraf dan pembuluh darah di otak.
Perubahan hormon biasanya terjadi pada beberapa fase kehidupan perempuan seperti menjelang menstruasi. Selain itu kondisi kehamilan hingga masa menopause juga dapat memengaruhi frekuensi munculnya migrain.
Selain faktor hormon ada juga beberapa pemicu lain yang dapat memperburuk kondisi migrain. Stres, kurang tidur, perubahan pola makan serta konsumsi kafein berlebihan dapat meningkatkan risiko serangan migrain.
Migrain biasanya ditandai dengan nyeri berdenyut pada satu sisi kepala yang dapat berlangsung selama beberapa jam. Pada beberapa kasus migrain juga disertai gejala lain seperti mual, muntah, serta sensitivitas terhadap cahaya dan suara.
Untuk mengurangi risiko migrain para ahli menyarankan menjaga pola hidup sehat. Mengelola stres, tidur cukup serta menjaga pola makan teratur dapat membantu menurunkan frekuensi kambuhnya migrain.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....