Waspadai Bahaya Keramas Malam Hari, Efeknya Tidak Ringan
- 10 Feb 2026 19:40 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Keramas di malam hari memang terasa praktis setelah beraktivitas, namun perlu diwaspadai dampaknya bagi kesehatan rambut. Rambut yang dibiarkan basah saat tidur dapat menjadi lebih rapuh, mudah patah, dan berisiko mengalami kerusakan.
Melansir nakita.grid.id, rambut basah juga memicu masalah kesehatan kulit kepala karena lingkungan lembap mendukung pertumbuhan jamur dan bakteri. Jamur seperti Malassezia yang tumbuh di kulit kepala, bisa menyebabkan ketombe atau iritasi jika kelembapan terlalu tinggi.
Tidur dengan rambut basah, kadang membuat rambut menjadi kusut dan sulit diatur keesokan harinya. Gesekan rambut yang lembap dengan bantal ketika tidur, meningkatkan risiko rambut kusut, patah, dan rontok di pagi hari.
Rambut yang tidak kering sepenuhnya, dapat membuat bantal menjadi lembap, sehingga menimbulkan iritasi pada kulit wajah dan kepala. Risiko ini lebih tinggi, jika rambut tetap basah dalam waktu lama setelah keramas malam hari.
Beberapa orang juga melaporkan bahwa keramas dekat dengan waktu tidur malam, berkontribusi pada rasa tidak nyaman atau dingin. Meski hubungan langsung dengan flu belum terbukti ilmiah, rambut basah membuat tubuh tidak nyaman dan suhu tubuh terganggu.
Untuk mengurangi efek negatif ini, disarankan memastikan rambut benar-benar kering sebelum tidur. Mengeringkan rambut dengan handuk atau pengering pada suhu rendah, dapat membantu menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....