Fenomena Scrolling Media Sosial Kian Sulit Dihentikan

  • 22 Jan 2026 03:35 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Fenomena scrolling media sosial, menjadi kebiasaan baru di tengah masyarakat digital saat ini. Banyak orang sulit berhenti dan tanpa sadar menghabiskan waktu berjam-jam, hanya dengan menggulir layar ponsel.

Konten yang disajikan secara cepat dan personal, membuat pengguna terus ingin melihat unggahan berikutnya. Algoritma platform media sosial, dirancang untuk menyesuaikan minat pengguna agar mereka bertahan lebih lama.

Kebiasaan scrolling berlebihan mulai memengaruhi produktivitas dan kualitas fokus. Aktivitas ini, sering membuat seseorang menunda pekerjaan penting tanpa disadari.

Dari sisi kesehatan mental, scrolling tanpa henti berpotensi menimbulkan rasa lelah, cemas, hingga perbandingan sosial berlebihan. Paparan informasi yang terus-menerus, juga dapat memicu overstimulasi pada otak.

Fenomena ini paling banyak terjadi pada generasi muda yang tumbuh bersama teknologi digital. Media sosial menjadi ruang hiburan, sekaligus sumber informasi utama dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Para ahli, menyarankan agar masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Membatasi waktu layar dan menyadari tujuan saat membuka aplikasi, menjadi langkah awal untuk mengurangi dampak negatif scrolling.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....