Benarkah Warna Tertentu Bisa Memengaruhi Emosi Seseorang?

  • 28 Jul 2026 05:06 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Warna tidak hanya mempercantik tampilan suatu benda, tetapi juga mampu memengaruhi suasana hati dan respons emosional seseorang. Berbagai penelitian internasional menunjukkan hubungan antara warna tertentu dengan emosi manusia, meskipun dipengaruhi pengalaman serta budaya berbeda.

Melansir jurnal Psychonomic Bulletin & Review, para peneliti menganalisis 132 penelitian dari 64 negara. Penelitian tersebut melibatkan lebih dari 42 ribu partisipan. Hasil penelitian menunjukkan, hubungan antara warna dan emosi ditemukan secara konsisten pada berbagai kelompok masyarakat.

Penelitian tersebut menemukan, warna kuning sering dikaitkan dengan kebahagiaan, optimisme, semangat, serta energi positif dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Warna oranye juga memiliki keterkaitan dengan perasaan antusias, hangat, dan penuh semangat pada berbagai situasi kehidupan manusia.

Sementara itu, warna biru lebih sering dikaitkan dengan ketenangan, kedamaian, serta rasa nyaman yang membantu seseorang lebih rileks. Warna hijau juga memberikan kesan segar, seimbang, dan dekat dengan alam sehingga menghadirkan perasaan menenangkan bagi banyak orang.

Sebaliknya, warna hitam dan abu-abu banyak diasosiasikan dengan kesedihan, suasana muram, atau emosi negatif dalam berbagai penelitian psikologi. Meski demikian, makna kedua warna tersebut tetap dapat berbeda sesuai pengalaman, budaya, maupun lingkungan sosial masing-masing individu.

Warna merah, memiliki makna emosional yang lebih kompleks dibandingkan warna lainnya dalam berbagai penelitian. Merah dapat melambangkan keberanian, semangat, cinta, sekaligus kemarahan tergantung situasi serta pengalaman pribadi seseorang ketika melihatnya.

Para peneliti menjelaskan, bahwa warna tidak secara langsung menciptakan emosi tertentu pada setiap individu tanpa dipengaruhi faktor lainnya. Pengalaman hidup, budaya, lingkungan sosial, serta kebiasaan sehari-hari turut membentuk cara seseorang memaknai setiap warna yang dilihat.

Temuan penelitian ini dimanfaatkan berbagai bidang seperti desain interior, pendidikan, pemasaran, layanan kesehatan, hingga pengembangan komunikasi visual modern. Pemilihan warna yang tepat dapat membantu menciptakan suasana lebih nyaman, meningkatkan konsentrasi, serta mendukung interaksi antarmanusia secara positif.

Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa warna bukan satu-satunya faktor yang menentukan kondisi emosional seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Emosi manusia tetap dipengaruhi berbagai aspek lain, termasuk kepribadian, pengalaman, lingkungan, serta kondisi psikologis yang sedang dialami.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....