RRI Jayapura Optimalkan Siaran dengan Teknologi AM dan FM

  • 23 Jun 2026 14:49 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Sebagai lembaga penyiaran publik yang melayani masyarakat hingga ke pelosok Papua, RRI Jayapura terus mengoptimalkan penggunaan teknologi transmisi radio untuk memastikan informasi dapat diterima secara luas dan berkualitas.

Dalam operasional penyiarannya, RRI Jayapura memanfaatkan dua sistem modulasi utama, yaitu Amplitudo Modulasi (AM) dan Frekuensi Modulasi (FM). Kedua teknologi tersebut digunakan sesuai karakteristik wilayah dan kebutuhan pendengar.

Untuk menjangkau masyarakat di daerah terpencil dan kawasan perbatasan, RRI Jayapura mengandalkan pemancar AM pada layanan Pro 1. Teknologi ini memiliki kemampuan menjangkau wilayah yang sangat luas karena sinyalnya dapat merambat hingga ratusan kilometer.

Petugas Pemancar RRI Jayapura, Muslimin, menjelaskan bahwa teknologi AM menjadi solusi efektif dalam menghadirkan informasi kepada masyarakat yang berada jauh dari pusat kota dan sulit dijangkau oleh jaringan komunikasi lainnya.

“Dengan jangkauan yang luas, siaran AM tetap menjadi andalan untuk memastikan masyarakat di daerah terpencil dapat menerima informasi dan program siaran RRI,” ujarnya, Senin (22/6/2026).

Sementara itu, untuk wilayah perkotaan dan sekitarnya, RRI Jayapura memanfaatkan teknologi FM yang mampu menghadirkan kualitas audio lebih jernih. Teknologi ini digunakan terutama untuk mendukung siaran hiburan dan program-program Pro 2 yang mengutamakan kenyamanan pendengar.

Muslimin mengatakan, meskipun jangkauan FM lebih terbatas karena karakteristik perambatan sinyal yang cenderung lurus (line of sight), kualitas suara yang dihasilkan jauh lebih baik sehingga menjadi pilihan utama bagi pendengar di kawasan perkotaan.

Dalam mendukung kelancaran siaran, operasional pemancar dilakukan secara terjadwal setiap hari. Pemancar diaktifkan mulai pukul 05.00 hingga 12.00 WIT dan kembali beroperasi pada pukul 16.00 hingga 00.00 WIT.

Ia menambahkan, pengawasan terhadap pemancar AM dan FM harus dilakukan secara berkala. Kondisi arus listrik yang tidak stabil berpotensi mengganggu bahkan merusak perangkat pemancar apabila tidak ditangani dengan baik.

“Petugas wajib memantau kondisi alat secara rutin untuk mengantisipasi berbagai kendala teknis yang dapat memengaruhi kualitas siaran,” katanya.

Menurut Muslimin, pemilihan teknologi AM dan FM bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga bagian dari strategi pelayanan publik agar masyarakat mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan berkualitas.

Di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, pemahaman terhadap sistem modulasi radio tetap menjadi fondasi penting dalam penyelenggaraan siaran. Melalui kombinasi jangkauan luas AM dan kejernihan audio FM, RRI Jayapura berkomitmen terus menghadirkan layanan informasi yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat Papua.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....