Multimeter Analog Masih Menjadi Pilihan untuk Mengukur Komponen Elektronik
- 14 Jun 2026 10:57 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Memahami rahasia alat ukur komponen elektronik dengan tepat menjadi kunci utama keberhasilan perbaikan perangkat yang mengalami kerusakan. Penggunaan multimeter analog atau digital secara benar akan menghasilkan data diagnosis yang sangat maksimal serta akurat.
Posisi sakelar pemilih atau selektor pada multimeter harus diatur secara tepat sebelum melakukan proses pengujian. Kelalaian dalam memosisikan alat selektor ini dapat mengakibatkan kerusakan fatal pada instrumen pengukur elektronik tersebut.
Multimeter analog menguji keahlian teknisi secara langsung melalui proses kalibrasi manual yang cukup rumit dilakukan. Jarum penunjuk pada skala analog memberikan tantangan tersendiri bagi pengguna untuk membaca hasil pengukuran tersebut.
Proses kalibrasi manual memastikan bahwa alat ukur berada dalam kondisi prima sebelum mendeteksi kerusakan rangkaian. Pengujian akurasi ini melatih kepekaan serta profesionalisme seorang teknisi dalam merawat peralatan kerja mereka secara berkala.
Di sisi lain, multimeter jenis digital menawarkan kemudahan luar biasa bagi para pengguna di era modern. Layar display langsung menampilkan angka hasil pengukuran sehingga mempersingkat waktu diagnosis kerusakan komponen elektronik tersebut.
Andryanto, tim TMB RRI Jayapura mengatakan, dari kedua penggunaan analog dan digital, ia lebih memilih menggunakan Multimeter analog sebab tingkat keakuratannya lebih baik dibanding digital.
Menurutnya, meskipun multimeter digital langsung menampilkan angka pengukuran, namun multimeter analog masih menjadi pilihan, sebab untuk mengukur tegangan (Volt) dan arus (Ampere), multimeter analog tidak membutuhkan baterai sama sekali karena jarum bergerak memanfaatkan energi listrik dari rangkaian yang sedang diukur.
"Perbedaan karakter kedua jenis alat ukur ini menciptakan preferensi unik, beberapa teknisi tetap memilih perangkat analog demi mempertahankan ketajaman insting analitis dalam mendeteksi gangguan listrik," tutur Andryanto.
Sementara itu, sebagian teknisi lainnya lebih memilih efisiensi tinggi yang ditawarkan oleh perangkat ukur digital. ilihan instrumen tersebut pada akhirnya sangat bergantung pada kenyamanan serta kebutuhan spesifik dari masing-masing teknisi.
"Kombinasi pemahaman teori dasar dan keterampilan praktis tetap menjadi kunci utama dalam penyelesaian masalah elektronik," tambahnya.
Penguasaan alat ukur analog mau pun digital akan menghasilkan analisis data yang maksimal dan juga akurat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....