Mengapa Matahari Panas?

  • 22 Mar 2026 18:16 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Matahari terasa panas, karena menghasilkan energi dalam jumlah sangat besar melalui proses nuklir di intinya. Energi ini dilepaskan dalam bentuk cahaya dan panas yang sampai ke bumi sehingga kita merasakannya.

Melansir NASA, inti matahari menghasilkan panas melalui fusi nuklir, yaitu penggabungan atom hidrogen menjadi helium. Proses ini melepaskan energi yang sangat besar, jauh lebih kuat daripada energi yang bisa dihasilkan manusia di bumi.

Selain itu, lapisan-lapisan matahari memancarkan energi ke luar angkasa dalam bentuk cahaya tampak, sinar ultraviolet, dan gelombang radio. Gelombang energi ini sampai ke bumi dan membuat siang hari terasa panas.

Suhu inti matahari diperkirakan mencapai sekitar 15 juta derajat Celsius. Sementara permukaan matahari, yang kita lihat dari bumi, suhunya sekitar 5.500 derajat Celsius.

Energi panas matahari sangat penting untuk kehidupan di bumi. Tanpa panas dan cahaya matahari, tumbuhan tidak bisa berfotosintesis, cuaca tidak terbentuk, dan bumi akan sangat dingin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....