Kesepakatan Dagang AS-China Diperpanjang hingga 2027
- 28 Sep 2026 18:20 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Amerika Serikat dan China resmi memperpanjang kesepakatan dagang hingga 10 Januari 2027. Perpanjangan diumumkan Kementerian Perdagangan China pada 28 September 2026.
Usai KTT tiga hari Presiden Xi Jinping dan Presiden Donald Trump di Washington pada 23-25 September lalu. Kementerian Perdagangan China menyatakan perpanjangan ini memberi ruang untuk mengevaluasi implementasi dan menciptakan lingkungan kebijakan yang stabil. Serta dapat diprediksi bagi kerja sama perusahaan.
Poin utama kesepakatan adalah pemangkasan tarif timbal balik senilai $30 miliar untuk barang non-sensitif. Produk AS yang akan mendapat perlakuan tarif lebih ringan meliputi produk pertanian, kayu, kosmetik, dan alat medis. Sementara produk China meliputi peralatan rumah tangga kecil, mainan, dan dekorasi hari raya.
Selain tarif, kedua negara sepakat membentuk Dewan Perdagangan AS-China sebagai mekanisme dialog ekonomi reguler. Membentuk kelompok kerja pertanian, membahas perluasan akses jasa keuangan, serta melanjutkan pembicaraan penerbangan langsung.
Dalam komitmen energi, China sepakat mengimpor minimal 10 juta metrik ton batu bara AS per tahun pada 2027 dan 2028. Kedua negara juga menyepakati jalur komunikasi khusus untuk insiden terkait kecerdasan buatan (AI).
Melansir dari Kementerian Perdagangan China, kesepakatan ini tidak menyelesaikan sengketa besar soal teknologi dan rantai pasok. Tapi mengurangi ketidakpastian jangka pendek bagi pasar global. Tulis Kementerian Perdagangan China dalam pernyataannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....