Trump Klaim Iran Rugi 8,5 Triliun Rupiah Per Hari

  • 21 Apr 2026 11:48 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan Iran berpotensi mengalami kerugian ekonomi besar, jika tidak menyepakati perjanjian dengan Washington. Hal ini diungkapkannya seperti dikutip dari akun Truth Social miliknya, Selasa (21 April 2026).

Menurut Trump, kerugian tersebut dipicu oleh kebijakan blokade yang dilakukan militer AS di Selat Hormuz. Jalur pelayaran vital itu, disebut masih akan ditutup hingga ada kesepakatan resmi antara kedua negara.

Ia menyebut, tekanan ekonomi Iran mencapai sekitar 500 juta dolar AS per hari atau setara 8,5 triliun rupiah. Angka tersebut dinilai tidak akan mampu ditanggung dalam waktu lama.

“Blokade ini tidak akan dihentikan sampai ada kesepakatan. Dampaknya sangat besar bagi Iran, dengan kerugian ratusan juta dolar setiap hari,” kata Trump. Selain itu, Trump juga mengklaim posisi Amerika Serikat saat ini jauh lebih unggul dalam konflik yang terjadi.

Di sisi lain, situasi diplomatik semakin tidak menentu. Hal ini mengemuka, setelah Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran tidak menghadiri lanjutan perundingan. Esmail Baghaei, dilaporkan tidak menghadiri putaran lanjutan perundingan dengan AS di Pakistan.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi memperpanjang ketegangan kedua negara. Terutama di kawasan Teluk yang saat ini menjadi sorotan dunia internasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....