AS-Iran Pertimbangkan Perpanjangan Gencatan Senjata Dua Pekan
- 17 Apr 2026 10:40 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Amerika Serikat dan Iran dilaporkan tengah mempertimbangkan perpanjangan gencatan senjata selama dua pekan. Hal ini dilakukan membuka ruang negosiasi lebih lanjut terkait upaya pengakhiran konflik.
Laporan media internasional Bloomberg menyebutkan, gencatan senjata sementara yang saat ini berlaku dijadwalkan berakhir pada 22 April 2026. Perpanjangan tersebut dinilai penting, guna memberikan waktu tambahan bagi kedua pihak dalam membahas sejumlah isu krusial.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menegaskan hingga saat ini Amerika Serikat belum mengajukan permintaan perpanjangan gencatan senjata. Namun demikian, komunikasi diplomatik tetap berlangsung di tingkat mediator.
Di sisi lain, pihak Iran menyampaikan sikap tegas terkait dinamika yang berkembang. Komandan markas militer gabungan Iran, Ali Abdollahi, menyatakanperpanjangan blokade Amerika Serikat dapat dianggap pelanggaran kesepakatan gencatan senjata.
Ia menambahkan, militer Iran tidak akan mengizinkan aktivitas ekspor maupun impor di beberapa kawasan. Yakni Teluk Persia, Laut Oman, dan Laut Merah. Larangan diberlakukan apabila kebijakan blokade tersebut terus berlanjut.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa situasi masih berada pada tahap krusial. Dengan peluang diplomasi terbuka namun diiringi ketegangan yang tetap tinggi di kawasan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....