Kemenpora Perkuat Penggerak Olahraga Disabilitas di Daerah
- 28 Agt 2026 01:48 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Kementerian Pemuda dan Olahraga mendorong terwujudnya ekosistem olahraga yang inklusif. Salah satunya melalui program Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas "Berdaya" yang digelar di Kota Kediri, Minggu (23/8/2026).
Pelaksana Tugas (Plt). Asisten Deputi Tenaga dan Organisasi Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI, Rika Aninggar Fitriasari, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah nyata negara membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, unggul, dan berdaya saing, termasuk bagi masyarakat penyandang disabilitas.
"Berdaya ini maksudnya berintegritas, yakni peserta diharapkan dapat menjunjung tinggi nilai kejujuran, profesionalisme, dan tanggung jawab yang besar. Kemudian empati, yakni memiliki kepedulian, menghargai potensi setiap teman-teman penyandang disabilitas," ujar Rika.
Ia menjelaskan, nilai "Berdaya" juga mencakup sikap responsif, dedikatif, adaptif, yakin, serta mampu menjadi agen perubahan.
Responsif berarti cepat tanggap terhadap berbagai tantangan dan kebutuhan dalam mengembangkan olahraga disabilitas. Sementara dedikatif berarti memiliki komitmen kuat untuk mengabdikan diri dalam memajukan olahraga disabilitas.
Rika mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), masyarakat penyandang disabilitas berada di kisaran 8,5-9 persen dari populasi. Namun, berdasarkan data Kemenpora, dari sekitar 22,9 juta penyandang disabilitas, baru 11,6 persen yang aktif berolahraga.
"Ini masih sangat rendah sekali. Masih banyak hal yang harus kita perbaiki, kenapa partisipasi berolahraga masih rendah," ujarnya.
Menurutnya, peningkatan partisipasi olahraga menjadi fondasi penting untuk menemukan dan mengembangkan potensi calon atlet disabilitas berprestasi.
"Partisipasi yang tinggi ini menjadi kunci atau fondasi untuk menemukan potensi-potensi menjadi calon-calon atlet disabilitas yang berprestasi. Potensi ini tidak akan berkembang pesat dengan partisipasi yang rendah," lanjutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....