Kejari Nabire Yusri Prioritaskan Profesionalisme dan Pelayanan Hukum

  • 07 Agt 2026 20:12 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Yusri resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nabire menggantikan pejabat sebelumnya, Jusak Elkana Ayomi.

Jabatan baru itu saat dilantik Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian, Jumat (7/8/2026) di Aula Sasana Karya Adhyaksa Kejati Papua. Sebelumnya, Yusri menjabat Kepala Bagian Tata Usaha Rumah Sakit Adhyaksa Banten.

Dalam kepemimpinannya, ia akan mengedepankan profesionalisme, pelayanan hukum kepada masyarakat, serta melanjutkan berbagai program yang telah berjalan di Kejaksaan Negeri Nabire.

"Saya sangat senang bisa menjadi bagian dari Tanah Papua. Mohon dukungan dan kerja sama dari seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Nabire, sehingga kita bersama-sama dapat menciptakan daerah yang aman, kondusif, dan taat hukum," kata Yusri kepada awak media.

Ia menegaskan akan melanjutkan program-program yang telah dirintis Kajari sebelumnya. Menurutnya, berbagai program yang telah berjalan dengan baik akan dipertahankan dan ditingkatkan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

"Saya melanjutkan kepemimpinan Bapak Jusak. Program-program yang sedang berjalan akan kami teruskan, bahkan akan kami tingkatkan agar menjadi program yang berkelanjutan dan memberikan hasil yang lebih baik," katanya.

Dalam waktu dekat, Yusri akan melakukan pemetaan terhadap berbagai tugas dan pekerjaan di lingkungan Kejaksaan Negeri Nabire. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengetahui prioritas penanganan perkara maupun program kerja yang akan dijalankan.

"Saya belum masuk ke kantor Kejari sehingga perlu mempelajari terlebih dahulu berbagai pekerjaan yang ada. Namun saya berkomitmen menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang belum dituntaskan sebelumnya," ungkapnya.

Terkait penanganan tindak pidana korupsi, ia akan berkoordinasi dengan jajaran jaksa penyidik dan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus untuk mempelajari perkembangan setiap perkara sebelum mengambil langkah hukum.

"Dalam penanganan perkara korupsi tentu kami harus melihat fakta hukum dan alat bukti yang ada. Saya akan berdiskusi dengan para penyidik untuk mengetahui sejauh mana perkembangan setiap perkara sehingga penanganannya dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan," jelasnya.

Selain itu Kejari Nabire juga akan terus mendukung pembangunan daerah melalui pendampingan hukum terhadap berbagai program pemerintah.

"Kami siap mengawal setiap program pembangunan di Nabire agar berjalan sesuai aturan, sehingga daerah ini semakin maju, berkembang, dan masyarakatnya semakin sejahtera," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....