Ratusan Pelajar Jadikan Istana Ruang Belajar Inspiratif

  • 29 Jul 2026 01:51 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Istana Kepresidenan Jakarta kembali membuka ruang belajar bagi para pelajar melalui program “Istana untuk Anak Sekolah” pada Selasa, 21 Juli 2026.

Sebanyak 300 siswa dari SMA Negeri 46 Jakarta dan SMP Negeri 15 Jakarta hadir secara langsung di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta untuk mengenal lebih dekat sejarah serta berbagai cerita di balik setiap sudut istana.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak berkeliling kawasan Istana Kepresidenan Jakarta, termasuk mengunjungi Istana Merdeka dan Istana Negara.

Sepanjang kunjungan, mereka tampak antusias menyusuri setiap sudut istana sambil mendengarkan penjelasan mengenai sejarah, fungsi, dan nilai penting setiap bangunan.

Defania, siswi kelas 10 SMA Negeri 46 Jakarta, mengaku kagum melihat kemegahan bangunan istana dari dekat. Menurutnya, pengalaman pertama memasuki Istana Kepresidenan menjadi momen yang berkesan sekaligus menambah pengetahuannya tentang sejarah bangsa.

“Terus kita juga banyak belajar di sini tentang sejarah, gimana bisa terjadinya atau dibangunnya Istana Negara, gitu. Jadi aku banyak belajar sih datang ke sini,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Mutiara, siswi kelas 9 SMP Negeri 15 Jakarta. Ia mengaku terkesan dengan arsitektur dan penataan ruang di setiap bangunan istana yang dikunjunginya.

Mutiara mengatakan bahwa pengalaman tersebut makin menambah motivasinya untuk menggapai cita-cita menjadi seorang arsitek.

“Terus menurut aku ini bangunan benar-benar bagus banget apalagi desain interior dalamnya itu kayak mendukung banget vibes kayak istana gitu,” ungkapnya.

Selain memberikan kesempatan melihat langsung bangunan bersejarah, kunjungan tersebut juga menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual bagi para siswa.

Kepala Sekolah SMP Negeri 15 Jakarta, Nuryanti, yang turut mendampingi para siswa, menilai program ini memberikan manfaat nyata bagi peserta didik dalam memahami sejarah dan kegiatan kenegaraan secara langsung.

“Bapak Presiden bersidang, terus ketika diberi SK, anak-anak langsung ‘oh ini tempat ketika ada pelantikan’. Jadi secara langsung, anak kontekstual,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....