Mendagri Tinjau Bedah Rumah di Jayapura, Papua Raya Terima 22.379 Unit

  • 26 Jun 2026 00:02 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melakukan kunjungan ke Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Minggu (21/6/2026) untuk pelaksanaan Program Bedah Rumah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

Kunjungan tersebut sekaligus menandai pencanangan pelaksanaan Program Bedah Rumah secara serentak di seluruh wilayah Tanah Papua. Kampung Mosso dipilih sebagai lokasi simbolis karena merupakan kawasan perbatasan yang menjadi salah satu prioritas pembangunan pemerintah.

Mendagri Tito Karnavian menjelaskan Program Bedah Rumah merupakan amanat Presiden Republik Indonesia yang dilaksanakan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman melalui dukungan anggaran dari APBN maupun sumber pendanaan non-APBN.

Ia menyebutkan pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp8 triliun untuk mendukung percepatan pembangunan dan rehabilitasi rumah tidak layak huni di seluruh Indonesia. Dimana jumlah rumah yang akan dibedah meningkat signifikan menjadi 400 ribu unit pada tahun 2026.

Ia menegaskan, penentuan daerah penerima bantuan didasarkan pada tingkat persentase rumah tidak layak huni dan masyarakat yang belum memiliki rumah. Berdasarkan data pemerintah, persentase tersebut masih tergolong tinggi di wilayah Tanah Papua sehingga menjadi salah satu prioritas.

“Kehadiran kami di Kampung Mosso merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap Papua, khususnya kawasan perbatasan. Alokasi bantuan untuk Provinsi Papua meningkat menjadi sekitar 4.554unit rumah. Dan untuk program BSPS akan menyasar 22.379unit rumah di seluruh tanah Papua. Ini merupakan peningkatan yang sangat signifikan,” kata Tito.

Sementara Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menyampaikan bahwa Kota Jayapura memperoleh alokasi 499unit Program Bedah Rumah dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Ia katakan kampung Mosso dipilih sebagai lokasi pelaksanaan simbolis karena berada di kawasan perbatasan, sementara pelaksanaan bedah rumah akan dilanjutkan di berbagai wilayah lain di Kota Jayapura maupun di seluruh Tanah Papua.

“Di Kampung Mosso terdapat 36unit rumah yang akan dibedah. Tadi kami juga menyaksikan secara langsung proses tender terbuka kepada toko penyedia bahan bangunan, sehingga penyedia dengan harga terbaik yang akan ditetapkan sebagai pelaksana pengadaan material,” jelas dia.

Walikota mengapresiasi adanya bantuan program pemerintah lantaran, membantu Pemerintah Kota Jayapura dalam mengurangi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat.

“Pemerintah akan terus menjalankan program pembangunan rumah layak huni secara mandiri, yakni sebanyak 39unit pada tahun 2025 dan 20unit pada tahun 2026. Selain itu, pemerintah daerah juga akan melalkukan pembangunan sarana sanitasi, MCK, serta penyediaan akses air bersih bagi masyarakat di kampung mosso,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....