Pemkot Jayapura Perkuat Operator DTSEN, Minimalisir Salah Sasaran Bansos
- 14 Jun 2026 02:22 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Pemerintah melalui Dinas Sosial Kota Jayapura menggelar sosialisasi peningkatan kapasitas dan mutu bagi operator penginput data Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), berlangsung di Jayapura, Rabu (11/6/2026).
Langkah tersebut diambil guna menyamakan persepsi dan memastikan akurasi data kemiskinan di tingkat kampung dan kelurahan.
Penginputan data ini nantinya akan diintegrasikan secara digital melalui aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) yang dikelola oleh masing-masing operator di kelurahan dan kampung.
Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru mengatakan berbagai program bantuan sosial dari pemerintah sangat bergantung pada validitas data ini. Menurutnya, tanpa pemahaman yang seragam, dikhawatirkan terjadi ketimpangan standar klasifikasi kemiskinan antarwilayah.
“Kalau operator tidak diberi pemahaman dan pengetahuan yang sama, bisa jadi setiap lurah dan kampung berbeda daya. Beda cara memahami klasifikasi kelompok warga yang berhak menerima bantuan. Ada kriteria miskin ekstrem, miskin, dan hampir miskin. Levelnya berbeda-beda dan ini harus mereka pahami,” kata Rustan Saru kepada awak media di Jayapura.
Ia mengatakan untuk mengidentifikasi seperti warga miskin ekstrem, indikator yang digunakan sangat ketat, mulai dari tidak adanya pekerjaan tetap, kondisi rumah yang tidak layak, hingga ketidakmampuan memenuhi kebutuhan hidup mendasar.
“Mereka melibatkan lurah, RT/RW, dan pemangku kepentingan di kelurahan itu yang dianggap tokoh, apakah tokoh masyarakat, adat yang memahami latar belakang dan siklus hidup, pendapatan warga. Nah, inilah data dicatat operator untuk dilakukan musyawarah tingkat lurah atau kampung, disepakati dulu,” jelas dia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....