Gubernur Fakhiri Harap IKEMAL Kuatkan Pela Gandong Bangun Papua
- 31 Mei 2026 07:31 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - "Patimura Panggil Katong, Pela Gandong Bikin Menang". Pesan makna bagi anak rantau Ikatan Keluarga Maluku (Ikemal) di Tanah Papua tentang persaudaraan sejati, saling menjaga, menopang, dan menguatkan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Pesan itu menjadi spesial ditengah pelantikan Badan Pengurus Pusat Ikemal di Tanah Papua dan malam puncak perayaan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke 209, di GOR Cenderawasih, Sabtu (30/5/2026).
"Nilai-nilai luhur tersebut sangat relevan dengan kehidupan masyarakat Papua yang sejak dahulu dikenal memiliki semangat kebersamaan, gotong royong, penghormatan terhadap keberagaman, serta budaya hidup berdampingan secara damai," kata Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri.
Kata Gubernur, masyarakat Maluku di Tanah Papua harus terus menjaga nilai-nilai persaudaraan, memperkuat solidaritas sosial, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, pelantikan bertepatan dengan peringatan perjuangan Pahlawan Nasional Patimura menjadi kesempatan untuk merefleksikan nilai keberanian, persatuan, pengorbanan, dan kecintaan terhadap tanah air yang diwariskan kepada generasi penerus bangsa.
"Kontribusi masyarakat Maluku telah memberikan warna dan energi positif bagi kemajuan Tanah Papua. Semangat Pela Gandong memiliki kesamaan dengan nilai-nilai persaudaraan masyarakat Papua. Karena itu, keberagaman yang ada harus menjadi kekuatan untuk membangun daerah secara bersama-sama," jelas Fakhiri.
Fakhiri berharap kepengurusan IKEMAL yang baru dapat menjadikan organisasi tersebut sebagai wadah pemersatu, pelayanan, dan pengabdian yang mampu memperkuat kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan daerah.
"Pembangunan Papua tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dengan kekuatan bersama, hati yang mau melayani, dan masyarakat yang percaya bahwa perbedaan adalah kekuatan, bukan alasan untuk berjarak," ucap dia.
Sementara Ketua Ikemal di Tanah Papua, Christian Sohilait, mengungkapkan sebagian masyarakat Maluku di Papua masih menghadapi berbagai persoalan sosial dan ekonomi.
"Masih ada warga yang sakit namun tidak mampu berobat. Ada juga yang mengalami kesulitan ekonomi, bahkan anak-anak yang belum bisa melanjutkan pendidikan karena keterbatasan biaya," katanya.
Meski demikian, Sohilait mengajak seluruh masyarakat Maluku di Papua untuk tetap menjaga semangat kebersamaan, gotong royong, dan tradisi saling membantu yang telah diwariskan para leluhur.
Menurutnya, masyarakat Maluku tidak boleh berjalan sendiri, tetapi harus saling mendukung dan menguatkan dalam menghadapi berbagai tantangan.
"Kita harus menghidupkan kembali semangat baku bantu, baku dukung, dan baku sayang. Jangan biarkan saudara kita menghadapi kesulitan sendirian," jelas dia.
Sohilait berharap kepengurusan Ikemal yang baru mampu menjadi motor penggerak persatuan masyarakat Maluku di Tanah Papua serta menghadirkan program-program yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan warga.
Pelantikan pengurus IKEMAL tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh masyarakat Maluku dan Papua serta para mantan ketua organisasi yang turut memberikan dukungan terhadap kepengurusan baru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....