Teken MoU, Kemenpora Harap Ada Kemajuan Pemuda dan Olahraga Indonesia
- 26 Mei 2026 23:20 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora RI) Taufik Hidayat
berharap sinergi antara Kemenpora dan UGM menjadi landasan lahirnya program-program konkret yang memberikan manfaat luas bagi insan kepemudaan dan keolahragaan Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Wamenpora pada penandatanganan MoU antara Kemenpora dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) bidang kepemudaan dan keolahragaan, Minggu (24/5/2026) di Jakarta.
"Kami berharap kerja sama ini dapat semakin diperkuat melalui pemanfaatan big data dan teknologi digital untuk memetakan potensi pemuda Indonesia secara lebih tepat sasaran," kata Wamenpora Taufik.
"Saya percaya sinergi antara Kemenpora dan UGM dapat menjadi contoh bagaimana pemerintah dan perguruan tinggi bekerja bersama membangun ekosistem kepemudaan dan olahraga yang modern, inovatif, dan berdaya saing global," ucapnya.
Wamenpora juga menyampaikan apresiasi kepada Rektor UGM beserta jajaran atas komitmen dan dukungan dalam pembangunan kepemudaan dan keolahragaan nasional.
Menurutnya, kerja sama ini menurutnya juga menjadi bukti bahwa pembangunan olahraga dan kepemudaan tidak dapat dilakukan secara parsial.
"Semoga Nota Kesepahaman ini menjadi landasan lahirnya program-program konkret yang memberikan manfaat luas bagi insan kepemudaan dan keolahragaan Indonesia," ujarnya.
Sementara Rektor UGM Prof Ova Emilia mengatakan MoU ini merupakan perpanjangan dari kolaborasi sejak 2014. Menurut Ova ini langkah baru untuk masa depan olahraga Indonesia.
"Khususnya dalam pengembangan kepemudaan dan keolahragaan berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, riset, dan inovasi," kata Ova.
Salah satu pengembangan bidang keolahragaan di UGM adalah dengan kehadiran Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). UGM memiliki beberapa cabang UKM olahraga, termasuk nomor Olimpiade.
"MoU-nya akan ditindaklanjuti oleh Fakultas FKKMK. Karena di sini khususnya untuk pengembangan bidang kepemudaan dan keolahragaan yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi," ujarnya.
"Dan nanti tentunya bukan hanya untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia, tapi juga melalui pendidikan, pelatihan, dan pengabdian kepada masyarakat," kata Ova.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....