Presiden Komitmen Hunian Terjangkau bagi Pekerja
- 25 Mei 2026 23:22 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja melalui penyediaan hunian layak dan terjangkau.
Hal tersebut disampaikan pada Peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di kawasan Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Jumat, 1 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Presiden mengungkapkan bahwa pemerintah telah membangun ratusan ribu rumah bagi masyarakat. Namun demikian, pemerintah menargetkan pembangunan dalam skala yang jauh lebih besar ke depan.
“Kita sudah membangun cukup banyak tahun ini, sudah sampai 350 ribu rumah. Tapi sasaran kita adalah minimal satu juta rumah kita akan mulai tahun ini juga, satu juta rumah,” ujar Presiden.
Lebih lanjut, Presiden mengungkapkan rencana pembangunan kota-kota baru yang dirancang khusus untuk mendukung kehidupan para pekerja. Setiap kota baru tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas publik yang memadai guna menunjang kualitas hidup masyarakat.
“Tiap kota mungkin terdiri dari 100 ribu rumah, rumah susun 100 ribu. Dan saya perintahkan harus ada sekolah, fasilitas olahraga, daycare, rumah sakit, dan transportasi, supaya pekerja bisa masuk ke pekerjaan dengan lancar dan baik,” ucap dia.
Selain itu, Presiden juga menyoroti beban pengeluaran buruh untuk kebutuhan tempat tinggal yang selama ini cukup tinggi.
Pemerintah, menurut Presiden, akan mengarahkan agar pengeluaran tersebut dapat dialihkan menjadi cicilan kepemilikan rumah dengan tenor panjang dan terjangkau.
“Jadi yang tadi 30 persen untuk kontrak, kita kurangi. Itu adalah untuk kau cicil, rumahmu sendiri. Cicilnya kalau bisa 20 tahun. Kalau nggak bisa 20 tahun, 25 tahun. Kalau belum lunas 25 tahun, 30 tahun. Kalau tidak bisa 35 tahun, 40 tahun,” jelas Presiden.
Sementara pada sektor pembiayaan, Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menghadirkan akses kredit dengan bunga rendah melalui perbankan milik negara.
“Saya sudah perintahkan bank-bank milik Republik Indonesia, sebentar lagi kita akan kucurkan kredit untuk rakyat. Maksimal, maksimal 5 persen satu tahun,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....