Presiden Perkuat Daya Tarik dan Kepercayaan Investor

  • 23 Feb 2026 00:04 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan memberantas praktik ilegal yang merugikan negara sebagai bagian dari strategi memperkuat iklim investasi Indonesia.

Kepala Negara secara terbuka mengakui berbagai kelemahan struktural yang masih dihadapi Indonesia.

“Kita memiliki kelemahan. Kita memiliki masalah dalam tata kelola pemerintahan yang baik. Kita memiliki masalah korupsi. Kita memiliki masalah kinerja kelembagaan yang masih lemah,” ungkap Presiden dalam sesi roundtable Business Summit di Washington DC, Amerika Serikat, pada Rabu, 18 Februari 2026.

Langkah reformasi tersebut, diakui Presiden, tidak selalu mudah dan sempat menimbulkan penolakan. Namun Kepala Negara tetap berpegang pada prinsip bahwa kepastian hukum dan tata kelola yang kuat adalah fondasi utama kepercayaan investor.

“Sebagai seseorang yang pernah menjadi investor di suatu negara, tidak ada pihak yang ingin masuk ke dalam sebuah perekonomian yang penuh ketidakpastian, yang tidak memiliki kepercayaan terhadap proses hukum dan penegakan hukum,” jelas dia.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan keyakinannya bahwa melalui stabilitas, reformasi, dan disiplin fiskal, Indonesia akan semakin dipercaya sebagai tujuan investasi global yang menjanjikan, sekaligus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kami ingin memiliki kemampuan untuk mempertahankan pertumbuhan, namun kami perlu mengendalikan perekonomian dalam arti memastikan pemanfaatan sumber daya alam kami dilakukan secara bijaksana dan berkelanjutan,” ujar dia.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....