Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Keempat Capai 5,39 Persen

  • 22 Feb 2026 23:57 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan indikator pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal keempat mencapai 5,39 persen. Angka tersebut menurutnya tertinggi antaran negara-negara G20.

“Kemudian pertumbuhan 5,11 persen secara year-on-year ini juga sangat baik,” kata Menko Airlangga yang dikutip resmi setkab saat ratas bersama Presiden mengenai perkembangan indikator makroekonomi, Rabu (11/2/2026).

Ia menjelaskan di sektor riil, bahwa aktivitas manufaktur masih berada pada zona ekspansi dengan indeks sebesar 52,6. Selain itu, tingkat keyakinan konsumen pada Januari juga menunjukkan peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya.

“Indeks keyakinan konsumen di bulan Januari juga masih tinggi, yaitu dibandingkan dengan Desember terjadi kenaikan 127. Dan kalau kita mengacu kepada Mandiri Spending Index itu angkanya di 372,5,” ucap dia.

Sementara itu, kinerja konsumsi domestik menunjukkan tren positif. Ia katakan penjualan riil tercatat tumbuh 7,9 persen secara tahunan dan angka ini meningkat signifikan dibandingkan Desember tahun lalu yang tumbuh 3,5 persen.

“Dari segi neraca perdagangan juga kita sampai Desember terus surplus selama 68 bulan berturut-turut yaitu 2,51. Realisasi daripada PMA-PMDN Rp1.931,2 (triliun). Kemudian dari segi cadangan devisa tetap tinggi 154,6 (miliar dolar AS) dan pertumbuhan kredit tinggi 9,69 (persen),” katanya.

Lebih lanjut, Airlangga melaporkan bahwa peringkat kredit Indonesia dari berbagai lembaga pemeringkat internasional masih berada pada level investment grade.

Meski demikian, pemerintah mencermati outlook negatif dari Moody’s sebagai hal yang perlu diantisipasi dengan langkah-langkah kebijakan yang tepat.

“Nah ini tentu perlu diperhatikan terkait dengan penjelasan yang diperlukan utamanya tentang penerimaan negara yang juga berpotensi meningkat dan juga terkait dengan rencana dari pada Danantara,” katanya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....