Tes CAT PPIH Gelombang II, Seleksi Calon Petugas Makin Terbuka dan Terukur

  • 16 Sep 2026 22:50 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Seleksi PPIH 1448H/2027M yang diselenggarakan Kementerian Haji dan Umrah memasuki tahapan Tes Computer Assisted Test Gelombang II. Sebanyak 680 calon petugas mengikuti seleksi serentak, termasuk 58 peserta Jawa Barat yang mengikuti tes di BKN Bandung.

Direktur Pengawasan Haji Reguler Kemenhaj, Rudi Nurudin Ambary, mengatakan pelaksanaan CAT Gelombang II merupakan kelanjutan tahapan seleksi sebelumnya.

Menurutnya, proses seleksi diawali jumlah pendaftar yang jauh lebih besar sebelum disaring melalui tahapan administrasi.

‎“Dari sekitar 75 ribu pendaftar, dilakukan seleksi administrasi terlebih dahulu. Peserta yang memenuhi persyaratan kemudian melanjutkan ke tahap CAT,” ujar Rudi, Sabtu (12 September 2026).

‎Seleksi calon petugas haji ini tidak hanya diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kemenhaj membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat umum, yang memiliki kompetensi dan memenuhi persyaratan.

‎“Untuk calon petugas yang mendaftar kita buka secara bebas, bukan hanya dari ASN, tetapi boleh dari umum. Akan tetapi, harus ada surat rekomendasi dari pimpinan pondok pesantren, ormas atau pimpinan instansinya,” ucapnya.

‎Kebijakan tersebut menjadi salah satu upaya untuk menjaring calon petugas dengan latar belakang dan kompetensi yang beragam. Namun, keterbukaan akses tersebut tetap diimbangi dengan mekanisme seleksi yang terukur dan transparan.

‎Rudi menjelaskan, penggunaan CAT dalam seleksi petugas haji sebenarnya telah diterapkan pada seleksi tahun sebelumnya. Namun, pada tahun ini Kemenhaj menggandeng BKN untuk memperkuat pelaksanaan seleksi berbasis komputer tersebut.

‎“Proses CAT sebenarnya sudah kita mulai dalam seleksi petugas tahun 2026. Tapi tahun ini kita menggandeng BKN, sehingga sudah jelas pengalaman terhadap CAT ini,” katanya.

‎Kerja sama tersebut juga membuat proses penilaian lebih mudah dipantau peserta. Nilai yang diperoleh peserta dapat langsung terlihat setelah mengerjakan tes. Sehingga proses seleksi berlangsung secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

‎Dengan pola tersebut, seleksi PPIH 1448H/2027M tidak hanya menjadi proses untuk mencari calon petugas dalam jumlah tertentu. Tetapi juga menjadi upaya memastikan mereka yang terpilih memiliki kapasitas dan kesiapan untuk memberikan pelayanan kepada jemaah haji.

‎Pelaksanaan tes CAT diharapkan semakin memperkuat prinsip terbuka, kompetitif, dan terukur dalam rekrutmen petugas haji. Sekaligus memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk berkontribusi dalam penyelenggaraan ibadah haji.

‎Kemenhaj terus mendorong proses seleksi petugas haji yang profesional sejak tahap awal. Karena kualitas pelayanan kepada jemaah, ditentukan oleh kualitas petugas yang berada di garis depan pelayanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....