ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Dukung Ketahanan Energi
- 19 Agt 2026 17:44 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kementerian ATR/BPN menyiapkan empat instrumen pertanahan untuk mendukung ketahanan energi nasional. Instrumen tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan Pertamina dalam pengembangan infrastruktur energi.
Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan mengatakan empat instrumen itu mencakup tata ruang dan ketersediaan tanah. Instrumen lainnya berupa kepastian hukum atas tanah serta penyelesaian persoalan pertanahan.
“Ada empat hal dalam konteks ketahanan energi yang bisa kami tawarkan kepada Pertamina,” ujar Ossy. “Kami akan memastikan kepastian tata ruang, yang ujungnya adalah kemudahan perizinan.”
Kepastian tata ruang diperlukan agar pembangunan infrastruktur energi berjalan berdampingan dengan kebutuhan pembangunan lainnya. Kebutuhan tersebut mencakup swasembada pangan, hilirisasi, perumahan, dan pembangunan infrastruktur.
Untuk memenuhi kebutuhan lahan, ATR/BPN akan mengoptimalkan tanah yang telah tersedia. Pemanfaatannya dapat berasal dari tanah telantar, aset Bank Tanah, serta aset negara dan BUMN.
“Tidak selalu kita harus mencari tanah yang baru,” ucap Ossy. “Yang lebih penting justru bagaimana negara dapat mengoptimalkan tanah-tanah yang sudah ada.”
ATR/BPN juga menyiapkan kepastian hukum atas tanah dan aset Pertamina. Kepastian tersebut dilakukan melalui sertipikasi tanah untuk aset-aset Pertamina sebagai fondasi investasi jangka panjang.
Instrumen terakhir berupa penyelesaian persoalan pertanahan yang berkaitan dengan aset dan infrastruktur energi. Persoalan tersebut dapat berupa klaim, tumpang tindih, penguasaan tanah, maupun konflik dengan masyarakat.
Ossy mengatakan ATR/BPN siap membantu menyelesaikan persoalan tersebut berdasarkan ketentuan hukum. Pemerintah juga membuka ruang dialog untuk mencari solusi yang berkeadilan.
Keempat instrumen tersebut merupakan bagian dari kerja sama ATR/BPN dan Pertamina sejak nota kesepahaman pada Desember 2024. Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan mengapresiasi dukungan ATR/BPN dalam memperlancar perizinan dan kegiatan Pertamina.
“Keberhasilan di hilir, di mana telah diselesaikan lebih dari 165 perizinan, perlu kita replikasi,” kata Iriawan. “Kalau tidak dibantu, kami tidak bisa.”
Atas dukungan tersebut, Pertamina memberikan penghargaan kepada Ossy Dermawan dan Dirjen Penataan Agraria Embun Sari. Penghargaan diberikan atas dukungan Kementerian ATR/BPN dalam bidang perizinan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....