Doa Kebangsaan Jadi Implementasi Iman Sosial Umat Katolik

  • 30 Jul 2026 13:12 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Katolik Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Fransiscus Xaferius Lesomar, menilai doa kebangsaan bagi umat Katolik bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk nyata penerapan iman dalam kehidupan sosial.

Pernyataan tersebut disampaikan Fransiscus, melalui rilis Kemenag, Kamis 30 Juli 2026, menyikapi pelaksanaan Zikir dan Doa Kebangsaan yang akan digelar Kementerian Agama pada 1 Agustus 2026 dalam rangka menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurut Fransiscus, tema Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur memiliki relevansi kuat dengan ajaran sosial Gereja Katolik yang mendorong umat untuk tidak hanya memperkuat kehidupan rohani, tetapi juga memberikan kontribusi bagi kehidupan masyarakat.

"Bagi umat Katolik, doa kebangsaan bukanlah formalitas, melainkan implementasi radikal dari iman yang bergerak di ranah sosial," ujar Fransiscus.

Ia mengatakan doa kebangsaan menjadi momentum bagi umat untuk menghubungkan kehidupan iman dengan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat dan bangsa.

Menurutnya, kehidupan beragama tidak berhenti pada doa dan ibadah, tetapi harus melahirkan kepedulian terhadap sesama, rasa tanggung jawab sosial, serta komitmen untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera.

Fransiscus mengapresiasi langkah Kementerian Agama menyelenggarakan Zikir dan Doa Kebangsaan yang melibatkan berbagai unsur agama dan masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bersama untuk memperkuat komitmen kebangsaan sekaligus menghidupkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sosial.

Ia berharap umat Katolik yang mengikuti kegiatan tersebut menjadikan doa sebagai momentum untuk memperbarui komitmen dalam memberikan kontribusi positif bagi bangsa.

Zikir dan Doa Kebangsaan dijadwalkan berlangsung di Lapangan Monas, Jakarta, Sabtu 1 Agustus 2026, sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....