Rakerda LPTQ Papua Hasilkan 17 Rekomendasi Perkuat Pembinaan Al-Qur'an

  • 18 Jul 2026 02:53 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Papua menetapkan 17 rekomendasi strategis dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang digelar di Aula Kantor Bupati Jayapura, Sentani, Jumat 17 Juli 2026.. Rekomendasi tersebut menjadi arah kebijakan LPTQ Provinsi Papua bersama LPTQ kabupaten/kota untuk memperkuat pembinaan Al-Qur'an, kelembagaan, serta meningkatkan prestasi Papua pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat nasional.

Dalam rilis Kemenag, disebutkan rakerda menjadi bagian dari rangkaian MTQ XXXI Tingkat Provinsi Papua itu dipimpin Wakil Ketua II LPTQ Provinsi Papua, Syamsuddin. Perumusan rekomendasi mengacu pada arahan Gubernur Papua, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Plt. Ketua Umum LPTQ Provinsi Papua, masukan peserta Rakerda, serta hasil Rakerda LPTQ Papua Tahun 2024 di Kabupaten Mimika.

Plt. Ketua Umum LPTQ Provinsi Papua, H. Umar Ugar, menegaskan Rakerda bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum strategis untuk mengevaluasi sekaligus merumuskan arah pembinaan Al-Qur'an di Papua.

"Rakerda ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Ini adalah momentum strategis bagi kita untuk mengevaluasi program kerja yang telah berjalan dan merumuskan langkah-langkah inovatif ke depan," ujarnya.

Menurut Umar, tantangan pembinaan Al-Qur'an terus berkembang sehingga seluruh pengurus LPTQ perlu menyusun langkah yang lebih terarah dan berkelanjutan.

"Tantangan zaman semakin kompleks, termasuk dalam pembinaan Al-Qur'an. Oleh karena itu, melalui Rakerda ini saya mengajak kita semua untuk fokus pada tiga agenda utama," katanya.

Melalui 17 rekomendasi tersebut, LPTQ Papua menegaskan komitmennya memperkuat pembinaan Al-Qur'an secara berjenjang, meningkatkan kualitas kelembagaan, memperluas sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan, serta menyiapkan peserta terbaik agar mampu bersaing pada MTQ tingkat nasional.

Selain itu, Rakerda juga menegaskan bahwa MTQ bukan hanya ajang perlombaan, tetapi merupakan media syiar Islam, pembinaan karakter Qur'ani, dan sarana membudayakan membaca, memahami, menghafal, menulis, serta mengamalkan Al-Qur'an di tengah masyarakat.

Menutup sambutannya, Umar mengajak seluruh pengurus LPTQ provinsi maupun kabupaten/kota menjadikan hasil Rakerda sebagai pijakan bersama dalam memperkuat organisasi dan meningkatkan kualitas pembinaan Al-Qur'an di Papua.

"Mari menjadikan forum ini sebagai wadah urun rembuk yang produktif, menghasilkan keputusan-keputusan yang fundamental, dan mengesampingkan ego sektoral demi kemajuan LPTQ ke depan," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....