Kualitas Peserta MHQ MTQ Papua Kian Merata hingga Daerah Pedalaman

  • 16 Jul 2026 21:04 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Ketua Majelis Musabaqah Hifzhil Qur'an (MHQ) MTQ XXXI Tingkat Provinsi Papua, H. Ayub Fachrudin, menilai kualitas peserta cabang Hifzhil Qur'an tahun ini menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Kemampuan peserta tidak lagi didominasi daerah tertentu, tetapi mulai merata hingga kabupaten yang selama ini memiliki keterbatasan akses pembinaan.

Dalam rilis Kemenag, Ayub menuturkan bahwa peningkatan kualitas tersebut menjadi indikator bahwa pembinaan Al-Qur'an melalui Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA), rumah tahfiz, dan pondok pesantren di berbagai daerah Papua mulai menunjukkan hasil.

"Kualitas peserta MHQ dari berbagai kabupaten dan kota di Papua pada pelaksanaan MTQ kali ini menunjukkan tren positif yang sangat signifikan. Jika dahulu dominasi juara kerap berpusat di wilayah Kota Jayapura atau Kabupaten Jayapura, saat ini sebaran kualitas sudah jauh lebih merata. Peserta dari daerah-daerah yang secara geografis cukup menantang kini mampu bersaing ketat di kategori 1, 5, bahkan 10 juz," ujarnya.

Ia mengatakan, kondisi tersebut menandakan standar pembinaan Al-Qur'an di berbagai wilayah Papua semakin baik sehingga memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh daerah untuk melahirkan hafiz dan hafizah berprestasi.

Selain menilai peserta, dewan hakim juga memiliki peran strategis dalam menyiapkan wakil Papua menuju MTQ tingkat nasional. Setiap peserta yang mengikuti perlombaan akan memperoleh catatan evaluasi sebagai bahan pembinaan lanjutan.

"Dewan hakim bertindak sebagai gerbang penyaring kualitas. Selain memberi nilai, dewan hakim juga memberikan catatan mengenai kelemahan peserta. Catatan ini menjadi dasar bagi LPTQ Provinsi untuk menyusun program pembinaan intensif sebelum peserta dikirim ke tingkat nasional," kata Ayub.

Ia berharap peningkatan kualitas peserta yang mulai merata di seluruh Papua dapat terus dipertahankan melalui pembinaan yang berkesinambungan sehingga Papua mampu melahirkan lebih banyak qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Menurut Ayub, keberhasilan MTQ tidak hanya diukur dari lahirnya para juara, tetapi juga dari semakin luasnya pemerataan pembinaan Al-Qur'an di seluruh kabupaten dan kota di Papua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....