Menag Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Hijrah sebagai Penguat Persaudaraan

  • 30 Jun 2026 20:19 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Islam dan seluruh masyarakat Indonesia menjadikan momentum Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah sebagai sarana memperkuat persatuan, membangun kepedulian sosial, dan menumbuhkan sikap saling percaya di tengah kehidupan bermasyarakat. Menurut Menag, semangat hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan secara historis, tetapi juga perubahan sikap menuju kehidupan yang lebih baik bagi sesama dan bangsa.

“Hijrah mengajak kita untuk berpindah dari sikap saling curiga menuju saling percaya, dari perpecahan menuju persatuan, dari sikap apatis menuju kepedulian, serta dari orientasi pada kepentingan pribadi menuju pengabdian yang lebih luas bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan,” ujar Menag, lewat rilis Kemenag kepada KBRN.

Menag menilai nilai-nilai hijrah semakin relevan di tengah berbagai tantangan sosial dan perubahan zaman yang ditandai menguatnya sikap individualistik dan perbedaan pandangan di tengah masyarakat.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat dialog, toleransi, dan persaudaraan kebangsaan sebagai wujud nyata semangat hijrah.

“Di tengah era disrupsi yang ditandai oleh menguatnya sikap individualistik, perbedaan pandangan, dan berbagai tantangan sosial yang kompleks, nilai-nilai hijrah perlu kita wujudkan dalam bentuk kesediaan untuk membangun dialog, memperkuat toleransi, dan merawat persaudaraan kebangsaan,” ujarnya.

Menurut Menag, bangsa yang kuat bukanlah bangsa yang bebas dari perbedaan, melainkan bangsa yang mampu menjadikan keberagaman sebagai modal untuk membangun masa depan bersama.

“Bangsa yang besar bukanlah bangsa yang bebas dari perbedaan, melainkan bangsa yang mampu menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk melangkah demi kemaslahatan bersama,” kata Menag.

Ia menjelaskan, semangat tersebut merupakan peneladanan dari peristiwa hijrah Rasulullah SAW yang mengajarkan bahwa kemajuan peradaban dibangun melalui persaudaraan, keadilan, dan kepedulian terhadap kepentingan bersama.

Menag mengingatkan pentingnya memulai perubahan dari diri sendiri. Menurutnya, masa depan tidak hadir hanya melalui harapan, tetapi melalui keberanian melakukan perubahan.

Ia mengutip Surah Ar-Ra’d ayat 11 yang menegaskan bahwa Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.

“Semangat hijrah adalah semangat untuk terus bertumbuh, memperbaiki kualitas diri, memperkuat integritas, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi sesama. Dengan semangat itu, umat akan semakin kuat menghadapi berbagai tantangan zaman dan semakin mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” ucapnya.

Menutup pesannya, Menteri Agama menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Islam kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Atas nama Menteri Agama Republik Indonesia, saya, Nasaruddin Umar, mengucapkan Selamat Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing setiap langkah kita, melimpahkan rahmat dan keberkahan-Nya kepada bangsa Indonesia,” kata Menag.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....