Dirjen Bimas Katolik Dorong Percepatan Asrama dan Penguatan Mutu Pendidikan di SM

  • 30 Jun 2026 20:44 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Penguatan kualitas pendidikan dan percepatan penyediaan fasilitas penunjang menjadi perhatian dalam pengembangan Sekolah Menengah Agama Katolik Negeri (SMAKN) Keerom. Komitmen tersebut mengemuka usai peninjauan yang dilakukan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama RI, Suparman, bersama Direktur Pendidikan Katolik Kementerian Agama RI, Albertus Triyatmojo, terhadap progres pembangunan asrama putra dan putri di lingkungan sekolah.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pengembangan sarana pendidikan berjalan seiring dengan peningkatan mutu layanan belajar bagi peserta didik.

Suparman menegaskan, pembangunan fasilitas pendidikan harus berdampak langsung pada terciptanya lingkungan belajar yang lebih baik dan mendukung pembentukan karakter siswa.

Menurutnya, setiap peserta didik berhak memperoleh layanan pendidikan yang layak, aman, dan berkualitas sebagai bekal menghadapi masa depan.

“Kami ingin memastikan anak-anak memperoleh proses pembelajaran yang berjalan baik dan didukung fasilitas yang memadai. Pendidikan harus melahirkan generasi yang mampu memberi manfaat bagi bangsa, negara, gereja, dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik sekolah, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang menjalankan proses pendidikan.

Karena itu, penguatan mutu pembelajaran dinilai perlu terus dilakukan agar lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, serta nilai iman yang kuat.

“Kita ingin melahirkan generasi yang cerdas sekaligus memiliki iman dan akhlak yang baik. Keduanya harus tumbuh secara seimbang,” katanya.

Selain meninjau proses pembangunan asrama, jajaran Direktorat Jenderal Bimas Katolik juga mendorong agar penyelesaian fasilitas tersebut dapat dilakukan tepat waktu sehingga segera dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas belajar dan kehidupan siswa di lingkungan sekolah.

Kepala SMAKN Keerom, Hermanus Mean Tupen, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan pendidikan Katolik di wilayah perbatasan.

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang semakin baik bagi peserta didik.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....