Kemenag Papua Tegaskan Komitmen Layanan Inklusif lewat Lebaran Yatim dan Disabil

  • 30 Jun 2026 20:45 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua menegaskan komitmennya menghadirkan layanan keagamaan yang inklusif dan ramah bagi seluruh masyarakat melalui kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026 yang digelar di Aula Sasana Krida Bhakti Kanwil Kemenag Papua.

Kegiatan yang dilaksanakan serentak secara nasional tersebut mengusung tema “Pesan Inklusif Dari Jiwa Anak untuk Negeri: Menebar Maslahat, Menguatkan Umat” dan menjadi momentum memperkuat perhatian terhadap kelompok rentan, khususnya anak yatim dan penyandang disabilitas.

Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Gatut Aryoko, yang mewakili Kepala Kanwil Kemenag Papua, membuka kegiatan sekaligus membacakan sambutan tertulis Kakanwil.

Dalam sambutannya, Gatut menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda penyaluran bantuan sosial, tetapi juga menjadi ruang untuk mendengar harapan dan aspirasi anak-anak yatim serta penyandang disabilitas.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya memberikan santunan, tetapi juga menghadirkan ruang yang setara agar anak-anak dapat tumbuh, berkembang, dan berkontribusi bagi bangsa dan negara,” ujarnya.

Menurut dia, tema yang diangkat tahun ini membawa pesan penting tentang perlunya membangun masyarakat yang inklusif serta memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh lapisan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa Kementerian Agama terus berupaya menghadirkan pelayanan keagamaan yang menjangkau seluruh warga negara tanpa terkecuali.

“Tidak boleh ada satu pun warga negara yang merasa terpinggirkan dalam memperoleh pelayanan, termasuk anak-anak yatim dan penyandang disabilitas,” ucap Gatut.

Gatut juga memberikan motivasi kepada anak-anak yang hadir agar terus percaya diri dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

“Setiap anak memiliki kelebihan, bakat, dan jalan suksesnya masing-masing. Teruslah belajar, beribadah, berkarya, dan jangan pernah berhenti bermimpi,” kata dia.

Selain menekankan pentingnya layanan yang inklusif, Kemenag Papua juga mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kepedulian sosial melalui optimalisasi zakat, infak, sedekah, dan wakaf sebagai instrumen pemberdayaan umat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kemenag Papua turut menyampaikan apresiasi kepada berbagai mitra yang berkontribusi menyukseskan kegiatan, mulai dari lembaga pengelola zakat, sektor perbankan, dunia usaha, hingga lembaga sosial.

“Sinergi dan kolaborasi seperti inilah yang menjadi kekuatan kita dalam membangun masyarakat yang peduli, inklusif, dan berkeadilan sosial,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Kemenag Papua berharap semangat kepedulian terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi berlanjut melalui program pemberdayaan dan pendampingan yang berkelanjutan di Tanah Papua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....