Menag Ajak Umat Bangun Kedamaian Melalui Keheningan
- 23 Mei 2026 09:07 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura — Menteri Agama RI, , mengajak masyarakat menghadirkan ruang refleksi dan keheningan di tengah kehidupan modern yang serba cepat. Ajakan itu disampaikan dalam kegiatan Hening Nusantara serentak se-Indonesia dalam rangka Vesakha Sananda 2570 Buddhist Era (BE)/2026 yang diikuti Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua bersama umat Buddha secara daring melalui Zoom Meeting, lewat rilis Kemenag, Rabu 20 Mei 2026.
Di Papua, kegiatan diikuti Pembimbing Masyarakat Buddha Kanwil Kemenag Papua bersama umat Buddha di sejumlah vihara.
“Kehidupan manusia sekarang sering sibuk berbicara, tetapi lupa merenung. Sibuk beraksi, tetapi lupa memahami. Karena itu, praktik keheningan memiliki makna mendalam bagi kehidupan hari ini,” ujar Menag.
Menurutnya, Hening Nusantara menjadi ikhtiar spiritual dan sosial dalam memperkuat toleransi, moderasi beragama, dan harmoni kebangsaan.
Ia menilai praktik hening serentak yang dilakukan umat Buddha di seluruh Indonesia bukan hanya membangun ketenangan pribadi, tetapi juga menghadirkan energi kedamaian bagi bangsa.
“Bangsa kita membutuhkan lebih banyak ruang refleksi, keteduhan, dan kebijaksanaan. Perdamaian dunia selalu dimulai dari ketenangan dalam diri manusia,” katanya.
Menag juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Waisak sebagai sarana memperkuat cinta kasih, memperluas kepedulian sosial, dan mempererat persatuan dalam keberagaman.
“Semoga semangat Waisak membawa kedamaian, kebahagiaan, dan kebijaksanaan bagi seluruh umat manusia,” ucap Menag.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kemenag RI, , mengatakan Hening Nusantara merupakan persembahan spiritual Indonesia untuk perdamaian semesta.
“Hening Nusantara ini adalah persembahan spiritual dari Indonesia untuk kedamaian semesta,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....