118 CPNS Kemenag Papua Resmi Dilantik Jadi PNS
- 23 Mei 2026 09:03 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura — Sebanyak 118 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua resmi dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), Kamis 21 Mei 2026. Pelantikan tersebut merupakan bagian dari pengangkatan PNS Kementerian Agama Formasi Tahun 2024 yang dilakukan serentak secara nasional. Kegiatan di Papua berlangsung secara daring di Aula Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Papua.
Secara nasional, sebanyak 16.138 PNS dilantik, terdiri dari 312 orang mengikuti secara luring dan 15.826 orang secara daring. Prosesi pelantikan dipimpin langsung Menteri Agama Republik Indonesia, , serta disaksikan Kepala Badan Kepegawaian Negara, .
Dalam rilis Kementerian Agama, Sekretaris Jenderal Kemenag, , menegaskan proses pengadaan ASN Kemenag Tahun 2024 mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
“Proses seleksi berjalan tanpa membedakan jenis kelamin, suku, agama, ras, dan asal daerah. Investasi besar dalam sistem yang akuntabel ini diharapkan menghasilkan pelayanan publik yang prima,” ujar Sekjen, dalam rilis Kemenag.
Kepala BKN, , mengingatkan para ASN baru agar mengedepankan profesionalisme, menjaga solidaritas, dan memegang teguh integritas dalam bekerja.
Ia juga memperkenalkan prinsip 4K sebagai orientasi kerja ASN, yakni Kecepatan, Kemudahan Pelayanan, Kemanfaatan Kebijakan, dan Kebahagiaan masyarakat.
“Dalam bekerja harus cepat, memberi pelayanan yang memudahkan, menghadirkan kebijakan yang bermanfaat, serta memikirkan kebahagiaan masyarakat,” kata Zudan.
Sementara itu, Menteri Agama menegaskan status sebagai PNS bukan sekadar perubahan administratif, tetapi amanah untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.
“Sepanjang saudara menjalankan Istiqomah, Tuhan akan menuntun setiap langkah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai ASN di Kementerian Agama,” kata Menag.
Ia menambahkan, ASN Kemenag memiliki tanggung jawab besar sebagai pelayan masyarakat yang menjaga kehidupan beragama tetap rukun, damai, dan harmonis.
“Integritas, loyalitas, dan dedikasi harus menjadi nilai utama dalam setiap pelaksanaan tugas,” ucap Menag.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....