Pemerintah Komitmen Tangani Korban Kecelakaan Kereta

  • 30 Apr 2026 21:09 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Pemerintah memastikan komitmen penuh dalam menangani insiden kecelakaan kereta api di wilayah Stasiun Bekasi Timur, termasuk memberikan dukungan kepada keluarga korban. Penanganan korban menjadi prioritas utama, dengan keterlibatan berbagai pihak untuk memastikan korban mendapatkan perawatan serta bantuan yang dibutuhkan.

“Kami turut berduka cita kepada seluruh keluarga korban. Pemerintah memastikan tidak akan lepas tangan dalam penanganan ini, baik dari sisi perawatan di rumah sakit maupun dukungan melalui mekanisme asuransi,” ujar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang dimansir dari laman Kemenhub.go.id, Rabu 29April 2026.

Menhub Dudy menjelaskan, proses pendataan dan identifikasi korban telah dilakukan sejak awal oleh PT Jasa Raharja sesuai ketentuan yang berlaku. Penyaluran santunan juga akan dilakukan mengikuti mekanisme yang telah diatur.

“Sejak hari pertama, Jasa Raharja telah terlibat dalam proses identifikasi dan pendataan korban. Untuk mekanisme santunan, akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Usai peninjauan, Menhub Dudy melakukan uji coba dengan menaiki kereta rel listrik (KRL) dari Stasiun Bekasi Timur menuju Stasiun Cikarang sebagai bagian dari persiapan pembukaan kembali jalur tersebut. Setibanya di Cikarang, Menhub melanjutkan takziah ke rumah salah satu korban meninggal dunia, Nurlaela. Ia menyampaikan duka mendalam sekaligus menegaskan kehadiran pemerintah dalam proses penanganan korban.

Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Selain itu, PT KAI memberikan santunan serta dukungan pendidikan bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Sebagai bentuk kepedulian, kami juga memberikan santunan serta beasiswa kepada putra dari salah satu korban,” ujar Bobby.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....