Ucapkan Selamat Idulfitri, Menag: Puasa Perkuat Empati dan Peduli
- 22 Mar 2026 03:37 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Menteri Agama, Nasaruddin Umar, dalam pesan Idulfitri di Jakarta, Jumat (20 Maret 2026), mengajak umat memperkuat empati sosial. Ia menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar menahan makan minum, melainkan proses membentuk karakter peduli sesama manusia.
“Puasa adalah proses mengasah kepekaan sosial. Di balik lapar dan dahaga, tersimpan pesan tentang empati kepada sesama dan kepedulian pada yang kekurangan,” ucap Menag.
Menag menjelaskan, gema takbir yang berkumandang menandai berakhirnya Ramadan sekaligus menjadi simbol kemenangan spiritual. Yakni kemampuan menjaga nilai-nilai Ramadan, sampai sebelas bulan mendatang.
“Kemenangan sejati bukanlah sekadar kembalinya kita pada rutinitas. Tetapi keberhasilan menjaga nyala api kesalehan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Idulfitri adalah momentum untuk menyemai kebaikan dan meraih keberkahan. Keberkahan, kata Menag hanya hadir pada hati yang terbuka dan mereka yang aktif menebar manfaat bagi lingkungan sekitar.
Karena itu, Menag mengajak umat Islam untuk tidak membiarkan semangat Ramadan berakhir seiring datangnya Idulfitri. Nilai-nilai disiplin, kejujuran, dan kepedulian yang telah dilatih selama Ramadan, harus dijaga dan dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
“Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H. Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah Swt. melimpahkan keberkahan, kedamaian, dan kerukunan bagi bangsa Indonesia,” kata Menag.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....