jelang Idulfitri, Dana BOS Pesantren Cair Ratusan Miliar
- 18 Mar 2026 11:12 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Pemerintah mulai mencairkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pesantren menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Penyaluran yang dimulai sejak 10 Maret 2026 itu menyasar ribuan satuan pendidikan pesantren di seluruh Indonesia. Data dari Kementerian Agama Republik Indonesia menunjukkan total anggaran BOS Pesantren yang disalurkan mencapai Rp111,9 miliar. Dana tersebut diperuntukkan bagi 2.724 lembaga pendidikan, meliputi Pendidikan Diniyah Formal (PDF), Satuan Pendidikan Muadalah (SPM), serta Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS).
Rinciannya, sebanyak 256 lembaga tingkat Ula, 1.361 tingkat Wustha, dan 1.107 tingkat Ulya menerima bantuan tersebut.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amin Suyitno, mengatakan percepatan pencairan dilakukan untuk memastikan kegiatan belajar di pesantren tetap berjalan menjelang Idulfitri.
“Pencairan BOS Pesantren sejak 10 Maret ini menunjukkan komitmen negara dalam menjamin keberlangsungan pendidikan di pesantren. Kami ingin memastikan bahwa layanan pendidikan tetap berjalan optimal, khususnya dalam memenuhi kebutuhan operasional menjelang Idulfitri,” ujar Amin Suyitno.
Sementara itu, Direktur Pesantren Basnang Said menilai pencairan lebih awal memberi ruang bagi lembaga untuk mengatur kebutuhan pendidikan secara lebih baik.
“Pencairan BOS Pesantren lebih awal memberikan ruang bagi satuan pendidikan untuk memenuhi kebutuhan operasional secara lebih terencana, termasuk dukungan terhadap kegiatan pembelajaran, honorarium ustadz, serta penguatan sarana pendidikan,” kata Basnang Said.
Pemerintah juga mengingatkan seluruh lembaga penerima agar mengelola dana bantuan secara transparan dan akuntabel. Kelengkapan administrasi dinilai penting untuk menjaga ketepatan sasaran program.
Melalui penyaluran ini, pemerintah berharap layanan pendidikan di pesantren tetap optimal dan memberi manfaat luas bagi para santri di berbagai daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....