TPG Madrasah Cair Bertahap termasuk Lulusan PPG 2025

  • 06 Mar 2026 06:48 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Kabar baik datang dari Kementerian Agama. Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru madrasah akan dicairkan secara bertahap mulai pekan ini.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menjelaskan proses pencairan TPG bagi guru madrasah di Indonesia. Pencairan dilakukan, seiring percepatan penerbitan Surat Keputusan Analisis Kelayakan Penerima Tunjangan atau SKAKPT bagi guru memenuhi persyaratan administrasi.

Percepatan penerbitan SKAKPT terus dilakukan, agar hak para guru madrasah dapat segera disalurkan sesuai ketentuan berlaku. Langkah ini juga mengikuti arahan Menteri Agama, Nasaruddin Umar, untuk mempercepat proses administrasi penerima tunjangan profesi guru.

"Kami terus mempercepat proses penerbitan SKAKPT agar hak para guru madrasah dapat segera diterima. Yang SKAKPT-nya telah terbit, pencairannya bertahap pada pekan ini " kata Amien Suyitno di Jakarta, Kamis (5 Maret 2026).

Berdasarkan data pemrosesan SKAKPT tanggal 2 dan 4 Maret 2026, sebanyak 246.449 dokumen telah berhasil diterbitkan. Data tersebut berasal dari total 405.438 guru madrasah, yang telah memiliki Nomor Registrasi Guru atau NRG resmi.

Jumlah tersebut termasuk sebanyak 32.081 guru madrasah yang dinyatakan lulus Pendidikan Profesi Guru tahun 2025. Sementara sekitar 158.989 guru lainnya, masih menjalani proses finalisasi administrasi untuk penerbitan SKAKPT tahap berikutnya.

Ditjen Pendidikan Islam menjadwalkan penerbitan SKAKPT tahap ketiga pada 7 Maret dan tahap keempat 9 Maret 2026. Langkah tersebut, diharapkan mempercepat penyaluran TPG bagi seluruh guru madrasah yang memenuhi persyaratan administrasi.

Suyitno, menegaskan penyaluran TPG merupakan komitmen pemerintah meningkatkan kesejahteraan sekaligus bentuk apresiasi terhadap profesionalitas guru madrasah. Kemenag juga memperkuat digitalisasi administrasi, agar penyaluran tunjangan berlangsung transparan, cepat, tepat sasaran, serta akuntabel.

“Kami juga berharap para guru madrasah dapat terus meningkatkan semangat pengabdian dalam mencetak generasi unggul. Selain itu, memperkuat kualitas pendidikan Islam di Indonesia,” katanya mengakhiri.

Rekomendasi Berita