Kantah Aceh Tamiang Selamatkan 75 Ribu Arsip
- 25 Feb 2026 06:08 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Aceh Tamiang – Bencana hidrometeorologi melanda Aceh Tamiang pada 26–30 November 2025. Curah hujan tinggi menyebabkan hampir seluruh wilayah terendam hingga lima meter.
Lumpur setinggi dua meter menutup permukiman dan perkantoran pemerintah. Kantor Pertanahan Aceh Tamiang menjadi salah satu lokasi terdampak terparah.
Air dan lumpur merendam ruang arsip hingga melampaui platform bangunan. Sekitar 75 ribu buku tanah dan surat ukur ikut terdampak.
Kepala Kantah Aceh Tamiang Evan Rahmaini menegaskan arsip tersebut menyangkut hak masyarakat. “Jika arsip rusak atau hilang, kepastian hukum warga yang terdampak,” ujarnya.
Listrik padam total sehingga upaya penyelamatan tertunda. Akses kendaraan menuju kantor juga terputus selama dua minggu.
Pada hari keenam, tim mulai meninjau langsung kondisi kantor. Rak arsip roboh dan lumpur menutup lantai setinggi lutut.
Hari pertama difokuskan pada pemetaan kondisi arsip. Hari berikutnya, strategi evakuasi dan pemindahan dokumen disusun.
Arsip kemudian dievakuasi ke Langkat, Langsa, dan Banda Aceh. Lokasi tersebut dipilih karena dampaknya tidak separah Aceh Tamiang.
Proses restorasi melibatkan dukungan Kanwil BPN Aceh dan STPN. Sekitar 30 taruna diterjunkan membantu pemulihan arsip.
Sebagian arsip telah dibersihkan sekitar 10 persen. Restorasi terus dilakukan hingga seluruh dokumen aman.
Pelayanan pertanahan perlahan kembali berjalan di lokasi sementara. Kantah berkomitmen memulihkan arsip dan menjaga hak masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....