Kemenhaj Respons Kecelakaan Bus Jemaah di Madinah
- 30 Apr 2026 17:26 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia merespons cepat insiden kecelakaan bus yang melibatkan jemaah haji Indonesia di Madinah pada 28 April 2026 pukul 10.30 Waktu Arab Saudi. Dilansir dari laman haji.go.id, kecelakaan tersebut melibatkan jemaah dari kloter SUB-02 dan JKS-01. Berdasarkan laporan, 7 jemaah JKS-01, 2 jemaah SUB-02, serta 1 pengurus KBIHU mengalami luka ringan.
“Seluruh jemaah yang terdampak telah mendapatkan penanganan medis dan pendampingan dari petugas. Saat ini, satu jemaah atas nama Sri Sugi Hartini (60) masih menjalani perawatan di RS Al Hayyat Madinah,” ujar Kepala Biro Humas Kemenhaj, Moh. Hasan Afandi.
Kemenhaj memastikan kondisi jemaah terus dipantau dan kebutuhan medis terpenuhi selama masa pemulihan.
“Seluruh KBIHU wajib berkoordinasi dengan petugas, mematuhi ketentuan yang berlaku, serta mengutamakan keselamatan jemaah dalam setiap aktivitas,” ucapnya.
| Baca juga: Kemenhaj Pastikan Layanan Armuzna Maksimal |
Pemerintah juga menyediakan program ziarah resmi di Madinah secara terkoordinasi. Hasan menegaskan tidak boleh ada aktivitas di luar kepentingan ibadah maupun pungutan tambahan.
“Kami tegaskan, tidak boleh ada penawaran di luar kepentingan ibadah, tidak boleh ada pungutan tambahan, dan seluruh aktivitas harus terkoordinasi dengan petugas resmi. Jika dilanggar, kami tidak akan ragu memberikan sanksi tegas hingga pencabutan izin,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....