Jemaah Calon Haji Diminta Pahami Syarat, Rukun Haji
- 31 Mei 2025 03:46 WIB
- Jayapura
KBRN, Jayapura: Menteri Agama Nasaruddin Umar, meminta seluruh jemaah calon haji asal Indonesia memahami dengan baik, syarat dan rukun pelaksanaan ibadah haji dengan baik dan benar.
Saat tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Kamis (29/5/2025) malam, Menag menekankan pentingnya pemahaman yang benar terkait syarat dan rukun haji. Menurutnya, pelayanan jemaah tidak hanya menyangkut logistik seperti konsumsi, transportasi, dan akomodasi, tetapi juga mencakup pembinaan ibadah yang mendalam.
"Boleh jadi makanan, hotel, dan kendaraan kita siapkan dengan baik. Tapi kalau rukunnya tidak dikerjakan atau syarat hajinya tidak terpenuhi, maka ibadahnya bisa tidak sah. Ini yang harus kita jaga," kata Menag.
Kata Menag, Kementerian Agama memperkuat layanan pembinaan ibadah melalui mustasyar dini (konsultan ibadah), petugas kloter, serta para pembimbing dari KBIH. Pendekatan ini dilakukan secara menyeluruh dari tingkat bawah hingga atas, agar tidak ada jemaah yang gagal haji karena ketidaktahuan.
Menag mengatakan bahwa kehadiran Amirul hajj membawa misi penting untuk memastikan seluruh layanan jemaah haji Indonesia berjalan optimal, termasuk aspek pelayanan dan pembinaan ibadah.
“Sebelum berangkat, kami sudah lakukan pertemuan internal, briefing kepada anggota Amirul hajj. Kami tegaskan bahwa pelayanan jemaah bukan hanya logistik dan fasilitas, tapi juga pemahaman mendalam tentang rukun dan syarat ibadah,” ujar Menag.
Untuk memastikan seluruh jemaah mendapatkan pelayanan ibadah yang optimal, Kemenag melibatkan sekitar 20 ulama dan pakar keagamaan yang tergabung dalam mustasyar diny. "Mustasyar diny ini sudah datang sebelum Amirul hajj tiba, dan kehadiran mereka sangat efektif dalam membimbing ibadah jemaah," kata Menag.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....