Ini Imbauan PPIH Untuk Jemaah Calon Haji Indonesia
- 28 Mei 2025 12:08 WIB
- Jayapura
KBRN, Jayapura: Seiring dengan berakhirnya operasional layanan haji gelombang pertama di Madinah, saat ini seluruh jemaah calon haji Indonesia terkonsentrasi di Kota Makkah. Kota Makkah saat ini padat, khususnya di Masjidil haram yang menjadi pusat ibadah jemaah haji dari berbagai belahan dunia.
Karenanya, PPIH Arab Saudi mengimbau kepada jemaah haji untuk membatasi aktivitas ibadah Umrah sunnah secara berulang. Hal ini untuk menghindari kelelahan secara fisik. Mengingat kondisi Masjidil haram sangat padat.
Manfaatkan waktu untuk mendalami manasik haji, baik secara mandiri, maupun bersama para pembimbing ibadah yang ada di pemondokan. Hal itu dikatakan oleh Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Akhmad Fauzin dalam keterangan Kemenag, Selasa (27/5/2025).
"Pemahaman mendalam tentang manasik haji akan berkontribusi bagi kualitas ibadah jemaah," kata Fauzin.
Mengingat cuaca di Makkah saat ini juga sangat panas, bila siang hingga sore berkisar di 41-43 derajat celcius, PPIH menyarankan agar aktivitas ibadah wajib, khususnya bagi jemaah lanjut usia, agar dilakukan di masjid yang ada di dalam hotel. Merujuk pendapat ulama, Salat Fardu di seluruh Tanah Haram, sama pahalanya bila salat di Masjidil haram.
"Jemaah juga diimbau senantiasa membawa identitas diri bila akan ke masjid atau ke luar hotel berupa Kartu Nusuk, kartu bus dan nomor hotel tempat menginap. Pastikan tidak hilang, tertinggal atau dititipkan ke orang lain," kata dia.
"Bila akan ke Masjidil haram, pastikan selalu berada dalam rombongan, jangan memisahkan diri. Bawa tas serut untuk menyimpan sandal, jangan menitipkan sandal ke pasangan atau orang lain," ucap Fauzin.
Petugas haji siap sedia untuk membantu jemaah. Jangan sungkan untuk meminta bantuan petugas yang berada di mana saja bila dalam kesulitan. "Kami berharap agar sesama jemaah juga dapat saling bantu antar sesama," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....