Puluhan Hotel Di Mekkah, Siap Melayani Jemaah Indonesia
- 22 Mei 2025 11:52 WIB
- Jayapura
KBRN, Jayapura: Pemerintah Indonesia selalu berkomitmen memberi pelayanan yang terbaik kepada para jemaah calon haji, saat melakukan ibadah haji di tanah suci Mekkah. Untuk mendukung kelancaran proses ibadah haji di tanah suci Mekkah, pemerintah menyediakan 89 hotel dengan lebih dari 17 ribu kamar yang tersebar di lima sektor.
Selain itu, ada lebih dari 64 ribu tasreh (izin masuk) Raudlah yang diterbitkan bagi jemaah calon haji Indonesia dari 2 – 16 Mei lalu. Jumlah ini juga masih akan terus bertambah karena masih ada jemaah calon haji Indonesia yang berada di Madinah. Untuk mobilisasi jemaah dari Bandara AMAA ke hotel jemaah di Madinah, Daerah Kerja Bandara telah mengoperasionalkan ribuan armada bus yang dikoordinir oleh Naqabah (Organda Saudi). Hal itu dikatakan oleh Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Muchlis M Hanafi, dalam siaran pers Kemenag, Senin (19/5/2025).
| Baca juga: CJH Papua Ikut Bimbad jelang Puncak Haji |
"Sejak 10 Mei 2025, jemaah calon haji Indonesia yang berada di Madinah secara bertahap diberangkatkan ke Makkah," kata Muchlis.
Menurut dia, sebelumnya, mereka mengambil miqat di Bir Ali untuk menunaikan umrah wajib. Ada lebih dari seribu armada bus antarkota antarprovinsi yang digunakan untuk mobilisasi jemaah haji dari Madinah menuju Makkah. Penyediaan layanan bus ini dilakukan melalui kontrak antara PPIH Arab Saudi dengan 12 Syarikah.
| Baca juga: 177 Hotel Disiapkan untuk Jemaah di Makkah |
“Hingga 18 Mei 2025, sebanyak 85.628 kartu Nusuk juga sudah didistribusikan ke jemaah. Petugas haji terus berkoordinasi dengan Syarikah untuk melakukan akselerasi agar seluruh jemaah yang sudah tiba di Tanah Suci bisa segera mendapatkan kartu Nusuk,” ucap Muchlis.
Selama di Makkah, operasional ibadah haji sudah berlangsung sejak 10 Mei, saat kedatangan perdana jemaah dari Madinah. Hingga hari ini, ada 155 kloter dengan 60.706 jemaah yang dilaporkan PPIH sudah tiba di Makkah, baik dari Madinah maupun Jeddah. “Sejak jemaah berada di Makkah hingga hari ini, PPIH telah mendistribusikan 695.258 boks katering kepada jemaah haji Indonesia,” ujarnya.
PPIH juga telah mengoperasionalkan 187 bus shalawat untuk mengantarkan jemaah dari hotel tempat mereka tinggal ke Masjidil Haram, pergi dan pulang. Jumlah bus yang digunakan akan terus ditambah disesuaikan dengan rasio kedatangan jemaah haji Indonesia di Makkah.
“Tim Bimbingan Ibadah juga terus melakukan visitasi dan edukasi kepada jemaah secara berkala sesuai dengan sebaran sektor perumahan yang ada di Makkah. Visitasi dan edukasi dititikberatkan pada penguatan pemahaman jemaah terhadap manasik sekaligus persiapan menyongsong puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” kata dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....