Satgas ODC Kembali Berhasil Meringkus Anggota KKB Yahukimo

  • 25 Feb 2026 00:39 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026, kembali berhasil meringkus seorang anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Yahukimo, atas nama Meno Heluka, dalam operasi penegakan hukum yang berlangsung di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Meno Heluka diamankan di kawasan Pasar Baru, setelah sebelumnya terpantau selama dua hari berada di sekitar Terminal 88 dan diduga hendak bergerak menuju wilayah Korowai. Mendapatkan informasi keberadaan Meno Heluka, tim Gakkum Unit Yahukimo melakukan pemantauan dan penyelidikan intensif sebelum akhirnya mengamankan yang bersangkutan. Usai penangkapan, Meno Heluka langsung dibawa ke Polres Yahukimo untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes. Pol. Yusuf Sutejo menjelaskan, penangkapan dilakukan berdasarkan hasil monitoring dan pengembangan informasi di lapangan.

“Tim telah melakukan pendalaman terhadap pergerakan yang bersangkutan. Saat keberadaannya dipastikan, personel langsung bergerak cepat dan terukur sehingga yang bersangkutan berhasil diamankan tanpa mengganggu situasi kamtibmas di sekitar lokasi,” ujar Yusuf, Selasa (24/2/2026).

Berdasarkan pemeriksaan awal, Meno Heluka diduga terlibat dalam aksi penembakan terhadap Serka. Segar Mulyana pada 16 Juni 2025. Korban merupakan prajurit TNI Angkatan Darat yang bertugas sebagai Babinsa di Kodim Yahukimo. Insiden tersebut terjadi saat korban menjalankan tugas pembinaan teritorial dan pengamanan wilayah yang rawan gangguan bersenjata.

Selain itu, Meno Heluka disebut sebagai salah satu anggota inti kelompok bersenjata pimpinan Kopitua Heluka yang selama ini masuk dalam pemetaan aparat karena aktif melakukan aksi kekerasan di wilayah Pegunungan Papua.

Sementara itu, Kaops Damai Cartenz 2026, Brigjen. Pol. Faizal Ramadhani menegaskan, penindakan terhadap kelompok bersenjata akan terus dilakukan secara profesional dan terukur.

“Setiap individu yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan terhadap aparat maupun masyarakat sipil akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Ini bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat Papua,” tegas Brigjen. Pol. Faizal Ramadhani.

Ditambahkan, hingga saat ini, Satgas ODC terus melakukan pemetaan dan profiling terhadap jaringan yang masih aktif. Pemeriksaan difokuskan untuk mendalami peran yang bersangkutan serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Saat ini, Meno Heluka masih menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Yahukimo. Aparat memastikan seluruh proses hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur untuk mengungkap secara menyeluruh jaringan kelompok bersenjata yang beroperasi di Yahukimo dan sekitarnya.

Rekomendasi Berita